BATAMSTRAITS.COM, Jakarta – Salah satu pria yang diduga memasok narkoba kepada Liam Payne, David Ezequiel Pereyra, menyerahkan diri kepada polisi di Argentina.
Pereyra, yang berusia 21 tahun, merupakan karyawan di Hotel Casa Sur di Buenos Aires, tempat mantan penyanyi One Direction itu meninggal dunia setelah jatuh dari lantai tiga pada Oktober 2024.
Pekan lalu, polisi menangkap Braian Paiz, pelayan hotel berusia 24 tahun, yang diduga bersama Pereyra telah menyediakan narkoba kepada Payne.
Tiga orang lainnya, yakni perwakilan Payne di Argentina, manajer hotel, dan kepala bagian penerima tamu, telah didakwa melakukan pembunuhan dalam kasus tersebut.
Jaksa penuntut mengatakan Liam Payne mengonsumsi kokain, alkohol, dan obat antidepresan yang diresepkan sebelum jatuh dari balkon kamar hotelnya. Sang musisi juga disebut tidak dalam kondisi sadar ketika jatuh.
Kematian Liam Payne menimbulkan kesedihan di seluruh dunia dari keluarga, mantan rekan satu band, dan penggemar.
Liam Payne dimakamkan di St. Mary’s Church Amersham, London pada Rabu (20/11).
Kasus kematian Liam Payne masih terus diselidiki. (*)







