Thursday, June 4, 2026
HomeBisnisCapacity Building GenBI Kepri: BI Siapkan Generasi Muda Hadapi Era Digital dan...

Capacity Building GenBI Kepri: BI Siapkan Generasi Muda Hadapi Era Digital dan Ekonomi Masa Depan

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Sebanyak 161 mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Kepulauan Riau mengikuti kegiatan Capacity Building dan Leadership Practice yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau di Aula Kantor BI Kepri, Batam Centre, pada 3–5 Juni 2026.

Peserta berasal dari tiga perguruan tinggi mitra Bank Indonesia, yakni Politeknik Negeri Batam, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), dan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, literasi ekonomi, hingga keterampilan digital.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, menegaskan bahwa investasi terbaik bagi bangsa adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Bank Indonesia memandang investasi terbaik adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Belajar itu tidak hanya dari kampus. Saya mengajak para mahasiswa untuk terlibat dalam akselerasi digitalisasi, serta mengajak dan mendorong UMKM naik kelas,” kata Rony saat membuka kegiatan, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, Provinsi Kepulauan Riau saat ini menunjukkan kinerja ekonomi yang positif. Pertumbuhan ekonomi berada pada level yang tinggi, inflasi tetap terjaga, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencakup dimensi ekonomi, pendidikan, dan kesehatan termasuk yang terbaik di Indonesia.

“Kita memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah di Kepri yang mencapai pertumbuhan ekonomi makro. Ini bukan pekerjaan mudah. Bersyukurlah Anda menjadi warga Kepri,” ujarnya.

Acara pembukaan turut dihadiri Direktur Politeknik Negeri Batam Ir. Bambang Hendrawan, S.T., M.S.M., CIPMP., CISCP., Wakil Rektor III Universitas Maritim Raja Ali Haji Dr. Suryadi, S.P., M.H., perwakilan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri Ardhienus, serta dua narasumber dari Batam Creator Academy, Socrates dan Madi Dwinando.

BACA JUGA:   Perpesi Gelar 8th Senior Challenge, Ratusan Pegolf Senior Antusias Berlaga Meski Hujan

Dalam kesempatan tersebut, Rony juga menyoroti fenomena tingginya pertumbuhan ekonomi yang masih dibarengi tingkat pengangguran yang relatif tinggi.

“Ternyata kesempatan di Kepri masih banyak karena ekonominya didorong oleh industri. Pendapatan per kapita di Kepri termasuk tiga besar secara nasional. Yang menjadi pertanyaan saya, pertumbuhan ekonomi tinggi, tetapi pengangguran juga tinggi,” katanya.

Lebih lanjut, Bank Indonesia Kepri berencana melibatkan GenBI dalam proses transisi sistem pembayaran dari konvensional menuju digital, khususnya melalui pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Kalau diperhatikan, masih banyak warga Singapura yang datang ke Batam dan Kepri berbelanja menggunakan uang tunai. Padahal kita punya QRIS yang dapat membantu UMKM memiliki rekam jejak transaksi sehingga lebih mudah mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan,” jelasnya.

Rony menambahkan, materi yang diberikan kepada peserta tidak hanya terkait ekonomi dan kebanksentralan, tetapi juga berbagai keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami mengundang narasumber dari berbagai bidang, termasuk materi content creator, fotografi, dan videografi dari Batam Creator Academy,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.

“Banyaklah bertanya dan gunakan kesempatan ini untuk bersenang-senang sambil menambah pengetahuan. Kami akan mengajak GenBI menjadi Duta QRIS UMKM dan membekali mereka dengan ilmu yang diperlukan. Kami juga ingin GenBI mampu berinteraksi dengan wisatawan asing, membuat konten yang baik, dan memahami dunia kewirausahaan,” tutup Rony.

Pada sesi pertama, Direktur Batam Creator Academy, Socrates, membawakan materi mengenai transformasi digital di Batam dan peluang profesi baru yang berkembang pesat di era teknologi, seperti advanced AI, hybrid cloud, game development, mobile developer, dan social media specialist.

BACA JUGA:   Grand Final 2023: Pembalap Terbaik Akan Bersaing Sengit di Putaran Terakhir

“Saya menjadi wartawan dari era mesin tik sampai era digital, dari podcast hingga menulis berita di TikTok,” ungkap Socrates.

Ia juga membagikan berbagai tips seputar pembuatan konten, teknik menggali informasi, keterampilan menulis bagi pemula, hingga cara menjadi host dan tampil percaya diri di depan kamera.

Selain itu, Socrates mengingatkan peserta untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan siber.

“Waspadalah dengan kejahatan di dunia maya atau cyber crime. Apa yang Anda posting di media sosial akan menjadi milik publik,” pesannya.

Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Madi Dwinando yang membahas kepemimpinan kreatif melalui fotografi dan videografi. Madi merupakan Instruktur Metodologi Level IV dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang teknologi informasi dan media digital.

Karier profesionalnya mencakup berbagai bidang, mulai dari fotografer dan videografer, multimedia specialist, web programmer, digital media specialist, live streaming producer, kameraman dan video editor untuk event organizer, produser Mata Lokal Corner (MLC) Tribun Batam, hingga instruktur pelatihan bersertifikat BNSP.

Selain materi kepemimpinan dan keterampilan digital, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai peran bank sentral, perkembangan ekonomi terkini, kebijakan pengendalian inflasi dan nilai tukar, serta sistem pembayaran digital dan QRIS yang disampaikan langsung oleh para pemateri dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau.

BACA JUGA:   Rekayasa Lalin di GBK dan JIS saat Kampanye Akbar 10 Februari

GenBI sendiri merupakan komunitas mahasiswa penerima Program Beasiswa Bank Indonesia yang didirikan pada 2011. Selain menerima bantuan dana pendidikan dan biaya hidup, anggota GenBI berperan sebagai frontliner dan agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai kebijakan serta kelembagaan Bank Indonesia.

Komunitas ini berfokus pada empat pilar utama, yakni pendidikan, lingkungan hidup, kewirausahaan, dan pengabdian masyarakat. Mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia secara otomatis menjadi bagian dari komunitas GenBI.

Melalui program tersebut, anggota GenBI diharapkan memiliki pemahaman yang kuat mengenai peran strategis Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter, sistem keuangan, dan kelancaran sistem pembayaran. Mereka juga diharapkan memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta mampu berkontribusi mendorong perubahan positif di tengah masyarakat.

Secara keseluruhan, program ini bertujuan mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif menuju Indonesia sebagai negara maju.

Di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, saat ini terdapat tiga perguruan tinggi mitra yang memiliki komunitas GenBI, yakni Politeknik Negeri Batam dengan 55 mahasiswa, Universitas Maritim Raja Ali Haji sebanyak 55 mahasiswa, serta STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dengan 52 mahasiswa.

GenBI memiliki visi menjadi komunitas generasi muda yang kreatif, mandiri, produktif, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Untuk mewujudkannya, GenBI menjalankan tiga peran utama, yaitu sebagai frontliners yang mendorong perluasan literasi kebanksentralan, change agents yang menjadi teladan di lingkungan pendidikan dan masyarakat, serta future leaders yang dipersiapkan menjadi pemimpin muda inspiratif bagi kemajuan bangsa. (uly)

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER