Thursday, June 4, 2026
HomeBatamPolibatam Kembangkan Kolam Bioflok Pintar, Pantau Kondisi Ikan Nila Lewat Smartphone

Polibatam Kembangkan Kolam Bioflok Pintar, Pantau Kondisi Ikan Nila Lewat Smartphone

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) terus menghadirkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu inovasi terbaru yang dikembangkan adalah sistem monitoring dan pengendalian kolam bioflok untuk budidaya ikan nila yang dirancang guna membantu petani meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.

Kolam bioflok yang dikembangkan melalui kerja sama dengan kelompok petani ikan nila ini dilengkapi dengan berbagai sensor untuk memantau kondisi air secara real-time. Sistem tersebut mampu melakukan monitoring pH, kadar oksigen terlarut (DO), tingkat kekeruhan air, serta temperatur kolam.

Pengembang alat sekaligus Dosen Jurusan Teknik Elektronika Polibatam, Daniel Sutopo, menjelaskan bahwa seluruh data dari kolam akan terhubung dengan smartphone sehingga petani dapat mengetahui kondisi kolam kapan saja dan di mana saja.

“Melalui sistem ini, teman-teman petani bisa mengetahui kondisi kolam secara langsung. Ketika terjadi perubahan atau masalah pada kolam, mereka dapat segera mengambil tindakan dengan cepat,” ujarnya.

Selain sistem monitoring, tim Polibatam juga telah mengembangkan alat pemberi pakan otomatis. Teknologi ini dirancang untuk memberikan pakan sesuai kebutuhan ikan berdasarkan usia maupun kebutuhan konsumsi pakan yang diperlukan.

BACA JUGA:   Lewis Hamilton Resmi Gabung Ferrari Mulai 2025

“Pemberi makan otomatis ini akan menyesuaikan dengan kondisi ikan, baik dari umur maupun kebutuhan pakannya, sehingga proses budidaya menjadi lebih efektif,” kata Daniel.

Ke depan, pengembangan teknologi tersebut akan diperluas dengan menambahkan sistem pengendalian otomatis pada kolam. Fitur yang direncanakan meliputi pengendalian pH, pengaturan kadar oksigen, serta pengendalian berbagai kondisi kolam lainnya secara otomatis.

Dengan hadirnya sistem tersebut, petani diharapkan semakin dimudahkan dalam mengelola kolam budidaya dan meningkatkan efisiensi operasional.

Untuk pendanaan awal, pengembangan alat ini menggunakan dana internal Politeknik Negeri Batam melalui program Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning/PBL). Selanjutnya, pengembangan mendapat dukungan tambahan berupa grant dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Sebagai bentuk kolaborasi dengan petani, sebagian perangkat yang telah dikembangkan dipasang langsung pada kolam milik kelompok petani ikan nila untuk dimanfaatkan dalam kegiatan budidaya. Sementara sebagian perangkat lainnya terus dikembangkan dan disempurnakan.

“Semoga alat ini bermanfaat bagi petani ikan nila. Ke depan, teknologi ini akan terus kami kembangkan sehingga dapat dihilirisasi dan dimanfaatkan secara lebih luas,” kata Daniel. (uly)

BACA JUGA:   Ketua Umum Pikori BP Batam Dukung Langkah Ketua JarNas Anti TPPO di Kepri
spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER