Monday, April 20, 2026
HomeKepriRayakan Minggu Ekologi, HKBP Distrik XX Kepri Bersama UEM Gelar Tanam Mangrove...

Rayakan Minggu Ekologi, HKBP Distrik XX Kepri Bersama UEM Gelar Tanam Mangrove dan Workshop Pengelolaan Limbah

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Merayakan Minggu Ekologi, Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XX Kepulauan Riau (Kepri) menggelar berbagai kegiatan. Mulai dari menanam bibit mengrove di Tanjung Piayu hingga Workshop pengelolaan limbah sampah plastik dan pengelolaan elektronik, Sabtu (21/9/2024) hingga Minggu (22/9/2024) lalu.

Dalam kegiatan ini, HKBP Distrik XX Kepri berkolaborasi bersama UEM (United Evangelical Mission). Yaitu lembaga missi dan persekutuan ekumenis gereja-gereja di tiga Benua, di antaranya Asia, Afrika dan Eropa/Jerman.

Kegiatan tersebut dinamakan “Youth Climate Action Day ‘Season of Creation’ dan Minggu Ekologi di HKBP Centre Distrik XX Kepri. Bertemakan To Hope amf Act With Creation atau Berharap dan Bertindak Bersama Seluruh Ciptaan.

Merayakan Minggu Ekologi, Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XX Kepulauan Riau (Kepri) bersama UEM menggelar Workshop pengelolaan limbah sampah plastik dan pengelolaan limbah elektronik, Sabtu (21/9/2024) hingga Minggu (22/9/2024) lalu.
Merayakan Minggu Ekologi, Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XX Kepulauan Riau (Kepri) bersama UEM menggelar Workshop pengelolaan limbah sampah plastik dan pengelolaan limbah elektronik, Sabtu (21/9/2024) hingga Minggu (22/9/2024) lalu.

Praeses Distrik XX Kepri, Pendeta Renova, S.Th menuturkan Youth Climate Action Day merupakan sebuah gerakan generasi muda sedunia yang peduli terhadap perubahan iklim dan ketidakadilan global. Sejak tahun 2012 kaum muda di beberapa negara di dunia memulai tindakan nyata untuk perlindungan iklim dan keadilan iklim.

Hal ini biasanya dilakukan pada menjelang pelaksaan Konferensi Perubahan Iklim PBB (November-Desember 2024) yang merupakan konferensi tahunan yang disebut Conference of the Parties (COP). Anak-anak muda pada kesempatan ini menunjukkan berbagai aksi, belajar bersama serta menuangkannya dalam berbagai aksi dan kemudian dituangkan dalam berbagai platform media sosial maupun yang terlihat di peta dunia Hari Aksi Iklim.

BACA JUGA:   Batam Utus Tiga Atlet Golf Ikut PON 2024

Dalam hal ini, UEM juga memiliki komitmen terhadap keadilan iklim dan perlindungan lingkungan yang merupakan misi sejati UEM. UEM mengajak anak-anak muda untuk berpartisipasi dan menyelenggarakan Youth Climate Action Day (YCAD) tahunan di Afrika, Asia dan Eropa bekerja sama dengan organisasi lain.

Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan generasi muda mengenai isu keadilan iklim dan perlindungan lingkungan.

Diakuinya pada tahun ini, ada dua kegiatan yang akan dilakukan dalam rangka Youth Climate Action Day. Untuk YCAD global, UEM bersama dengan mitra mitranya dari Afrika, Jerman, Asia dan Amerika menyelenggarakan online meeting dengan topik Advokasi untu Keadilan Iklim yang akan diselenggarakan pada tanggal 28 September 2024.

Kegiatan kedua dilakukan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau bekerja sama dengan HKBP Distrik Kepulauan Riau pada 21-22 September 2024. Kegiatan ini juga bersinergi dengan Minggu Ekologi dan Keutuhan Ciptaan HKBP.

Kegiatan ini akan diikuti oleh 100 orang peserta terdiri dari pemuda lintas iman dan tokoh-tokoh lintas iman. Menghadirkan tiga narasumber, Irma Riana Simanjuntak  selaku JPIC Officer UEM Regional Asia, Romo Paschal Rohaniwan Katolik dan Berto Sitompul, S.Pd selaku Praktisi Ekopedagogik, Pendiri Bank Sampah Mengajar. (uly)
Kegiatan ini akan diikuti oleh 100 orang peserta terdiri dari pemuda lintas iman dan tokoh-tokoh lintas iman. Menghadirkan tiga narasumber, Irma Riana Simanjuntak selaku JPIC Officer UEM Regional Asia, Romo Paschal Rohaniwan Katolik dan Berto Sitompul, S.Pd selaku Praktisi Ekopedagogik, Pendiri Bank Sampah Mengajar. (uly)

Ia berharap melalui kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran pemuda tentang realitas perubahan iklim dan konsekuensinya bagi kehidupan di bumi. Sekaligus mendorong anak-anak muda untuk melakukan aksi melalui berbagai program di gereja maupun organisasinya.

BACA JUGA:   Rentetan Laka Kerja di Batam Tewaskan 8 Orang, Ansar Ingatkan Perusahaan soal K3

Menurutnya kebersihan itu dimulai dari hal sederhana. Contohnya diri sendiri. Tidak dimulai dari hal-hal yang besar.

Kegiatan ini akan diikuti oleh 100 orang peserta terdiri dari pemuda lintas iman dan tokoh-tokoh lintas iman. Menghadirkan tiga narasumber, Irma Riana Simanjuntak  selaku JPIC Officer UEM Regional Asia, Romo Paschal Rohaniwan Katolik dan Berto Sitompul, S.Pd selaku Praktisi Ekopedagogik, Pendiri Bank Sampah Mengajar.

Pendeta Renova mengatakan dalam kegiatan ini diadakan lomba membuat konten media sosial untuk kampanye keadilan iklim dan lomba kreatifitas daur ulang sampah sebagai bagian dari aksi bersama.

“Mengambil nats Mazmur 104 : 1 – 3 + 13 – 24. Kebesaran Tuhan dalam segala Ciptaan-Nya. Kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran di kalangan generasi muda mengenai isu keadilan iklim Ibadah Raya Pemuda Minggu Ekologi. Peziarahan bersama seluruh pemuda di dunia untuk berkontribusi menjaga dan melestarikan alam,” kata Pendeta Renova.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGI-W) Kepulauan Riau (Kepri) ini menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak muda tentang pentingnya peran serta pemuda akan terjadinya perubahan iklim saat ini dan juga memiliki aksi untuk merawat bumi.

BACA JUGA:   Resmi Dilantik, Berikut Nama-Nama 45 Anggota DPRD Provinsi Kepri Periode 2024-2029

“Juga menambah wawasan terkait dengan sampah elektronik (e-waste) dan meningkatkan ketrampilan dalam mengelola sampah tersebut,” ujarnya. (uly)

spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER