Saturday, March 7, 2026
HomeBatamBatam Jadi Percontohan Jargas, PGN Targetkan 114 Ribu Sambungan hingga 2030

Batam Jadi Percontohan Jargas, PGN Targetkan 114 Ribu Sambungan hingga 2030

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam menyiapkan Kota Batam, Provinsi Kepri, sebagai proyek percontohan nasional pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas). Sepanjang 2026 hingga 2030, PGN menargetkan ekspansi masif yang diharapkan mampu mengubah wajah pemanfaatan energi rumah tangga di Pulau Batam.

Rencana tersebut disampaikan Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto disela kegiatan buka puasa bersama media bertajuk “Energi untuk Melangkah Penuh Harapan” yang digelar PGN Area Batam, di Hotel Ibis Styles Batam, Jumat (27/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Wendi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan insan pers yang dinilai berperan penting dalam mendukung program jargas di Batam.

Menurutnya, dukungan pemberitaan yang informatif dan konstruktif turut memperkuat pemahaman masyarakat terhadap keberadaan dan manfaat PGN di Pulau Batam.

Secara bertahap, PGN Batam menargetkan penambahan 10 ribu sambungan rumah tangga baru pada 2026. Perluasan jaringan akan menyasar wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani gas bumi.

“Tahun ini kami menyasar lima kecamatan,” ungkapnya.

Tak berhenti di situ, PGN juga tengah menyiapkan pembangunan 114 ribu sambungan rumah tangga tambahan yang ditargetkan terealisasi hingga 2027 dan berlanjut sampai 2030.

BACA JUGA:   Marhaban Ya Ramadan, Amsakar : Jadikan Bulan Suci Momentum Raih Taqwa

Seluruh pengembangan tersebut ditargetkan rampung pada 2030. Program ini selaras dengan roadmap pemerintah pusat yang menetapkan Batam sebagai kota percontohan implementasi jargas secara menyeluruh.

“Batam diharapkan menjadi kota pertama di Indonesia yang sepenuhnya menggunakan jaringan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga, sehingga tidak lagi bergantung pada LPG subsidi 3 kilogram,” ungkapnya.

Jika target tersebut tercapai, dapat menghemat anggaran subsidi energi hingga Rp79 miliar per bulan untuk wilayah Batam.

Model pengembangan jargas di Batam pun direncanakan menjadi contoh yang dapat direplikasi di kota-kota besar lain di Indonesia yang dinilai lebih tepat menggunakan jaringan gas dibandingkan LPG subsidi.

Meski demikian, PGN menegaskan bahwa LPG 3 kilogram tidak akan dihapuskan secara nasional. Distribusinya akan dialihkan ke daerah-daerah yang benar-benar membutuhkan dan belum terjangkau jaringan gas.

Program jargas ini merupakan bagian dari kebijakan nasional sektor energi yang dijalankan PGN bersama pemerintah dan Pertamina. PGN berharap dukungan media terus berlanjut agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh dan berimbang mengenai manfaat transisi menuju energi gas bumi melalui jaringan pipa rumah tangga. (uly)

BACA JUGA:   SMPN 7 Gelar Pentas, Hasan: Kegiatan Ini Bisa Kembangkan Bakat dan Talenta Murid
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER