Saturday, July 13, 2024
HomeBatam12 Ribuan Benih Baby Lobster Ilegal Diamankan Lantamal IV Batam Bersama Bakamla...

12 Ribuan Benih Baby Lobster Ilegal Diamankan Lantamal IV Batam Bersama Bakamla RI dan Bea Cukai

batamstraits.com – Lantamal IV Batam, bekerja sama dengan Bakamla RI dan Bea Cukai, berhasil melaksanakan operasi di perairan Karang Batu Hitam, Pulau Kepala Jerih, Batam. Mereka mengamankan speed boat tanpa awak yang bermesin 300 PK dan membawa muatan yang diduga ilegal, yakni Benih Baby Lobster (BBL) dalam 22 box styrofoam, kemarin.

Kejadian bermula ketika Satgas Nusantara III, yang terdiri dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Batam, Bakamla RI, dan Bea Cukai, menerima informasi terkait rencana pengangkutan benih lobster ilegal menuju Malaysia menggunakan High Speed Craft (HSC). Dalam operasi ini, Satgas Nusantara III melakukan penyekatan di titik-titik yang dicurigai sebagai jalur HSC.

Operasi ini mencapai puncaknya sekitar pukul 02.00 WIB ketika Satgas gabungan berhasil mengidentifikasi HSC yang dicurigai dan memulai pengejaran. Sekira pukul 03.00 WIB, meskipun ABK HSC berhasil melarikan diri, Satgas berhasil mengamankan barang bukti tersebut dan membawanya ke Pos Angkatan Laut (Posal) Sagulung untuk pemeriksaan dan penghitungan.

Adapun total benih lobster yang diamankan mencapai 123.082 ekor dengan nilai mencapai sekitar Rp 19 milyar rupiah. Rinciannya mencakup 105.047 ekor lobster pasir senilai Rp 15.757.050.000 dan 18.035 ekor lobster mutiara senilai Rp 3.607.000.000.

BACA JUGA:   Bea Cukai dan Bareskrim Polri Ungkap Sindikat Narkotika dari Tersangka Asal China

“Setelah dilakukan pencacahan dan pemrosesan administrasi, petugas segera melakukan persiapan untuk pelepasliaran ke laut. Karena benih lobster adalah komoditi dengan tingkat kematian yang tinggi,” kata Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Joko Santoso.

Keberhasilan sinergi dalam operasi ini adalah implementasi dari prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali untuk selalu menjaga kewaspadaan dan kesiapan prajurit Jalasena dalam menangani berbagai tindak kejahatan dan pelanggaran hukum di laut, termasuk penyelundupan BBL.(*)

spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER