Friday, June 19, 2026
HomeInternasionalMersing Bersiap Jadi Destinasi INSTO Pertama di Malaysia

Mersing Bersiap Jadi Destinasi INSTO Pertama di Malaysia

BATAMSTRAITS.COM, JOHOR BAHRU – Keindahan pulau-pulau di kawasan Taman Laut Johor terus menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Mersing, Johor, Malaysia. Salah satu destinasi yang dikunjungi wisatawan adalah Pulau Besar, yang dikenal sebagai salah satu pulau paling populer di kawasan tersebut.

Sekretaris Mersing Tourism Association, Ahmad Firdaus Shaik Omar, Pulau Besar menawarkan panorama alam yang memukau dengan hamparan pasir putih, air laut yang sangat jernih (crystal clear), serta terumbu karang yang dapat terlihat langsung dari permukaan laut.

“Pemandangannya sangat cantik. Pasirnya putih, air lautnya jernih, dan pengunjung dapat melihat karang-karang yang indah. Ketika tiba di sana nanti, pandangan Anda tentang keindahan pulau akan berubah karena memang sangat menakjubkan,” ujarnya.

Sebelum menuju pulau, wisatawan dapat mengunjungi Galeri Taman Laut yang terbuka untuk umum tanpa biaya masuk atau gratis. Galeri ini berfungsi sebagai pusat informasi untuk mempelajari kehidupan biota laut (marine life) sekaligus mengenal lebih dekat pulau-pulau yang berada di wilayah Mersing.

BACA JUGA:   Thailand Bakal Kembali Masukkan Ganja sebagai Golongan Narkoba

Ahmad Firdaus menjelaskan bahwa Mersing memiliki sebanyak 97 pulau. Dari jumlah tersebut, 13 pulau merupakan pulau komersial yang dapat dikunjungi wisatawan untuk berlibur dan menginap. Sementara itu, terdapat 20 pulau yang berada dalam kawasan Taman Laut, termasuk 13 pulau komersial tersebut.

“Kawasan pulau-pulau ini berada di bawah pengelolaan dan pengawasan Jabatan Perikanan Taman Laut Negeri Johor. Seluruh kawasan dijaga dan dilindungi untuk tujuan konservasi serta pemeliharaan alam,” jelasnya.

Karena itu, wisatawan yang datang ke Mersing diharapkan memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan selama berada di kawasan pulau. Pengunjung diimbau untuk mematuhi prinsip wisata bertanggung jawab dengan hanya mengambil foto dan tidak meninggalkan sampah apa pun di lokasi wisata.

Selain dikenal sebagai destinasi wisata bahari unggulan, Mersing juga tengah mencatat sejarah baru dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Mulai tahun 2026, Mersing dijadwalkan menjadi destinasi INSTO (International Network of Sustainable Tourism Observatories) pertama di Malaysia.

Saat ini terdapat sekitar 45 destinasi INSTO di seluruh dunia, sementara Indonesia telah memiliki tiga hingga empat destinasi yang tergabung dalam jaringan tersebut. Kehadiran INSTO di Mersing bukan bertujuan untuk meningkatkan jumlah wisatawan semata, melainkan lebih berfokus pada pengumpulan data dan pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan.

BACA JUGA:   VIDEO: Detik-detik Anjing Diselamatkan dari Derasnya Sungai di Peru

“INSTO menekankan bagaimana memastikan pariwisata di Mersing tetap lestari dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan manfaat pariwisata dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Ahmad Firdaus.

Program ini juga mencakup pemberdayaan kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk membantu peningkatan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah, memberikan pendidikan dan peluang karier di sektor pariwisata bagi generasi muda, serta memastikan kelompok penyandang disabilitas atau orang kurang upaya (OKU) dapat turut merasakan manfaat pembangunan sektor wisata.

Dengan kekayaan alam yang terjaga, pengelolaan kawasan yang ketat, serta komitmen terhadap prinsip pariwisata berkelanjutan, Mersing dan Taman Laut Johor semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Asia Tenggara. (uly)

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER