BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali memberikan bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Program ini mencakup siswa yang bersekolah di sekolah negeri maupun swasta.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan, mengatakan setiap siswa akan menerima dua jenis seragam, yakni seragam nasional dan seragam Melayu.
Untuk siswa SD disiapkan seragam merah putih, sedangkan siswa SMP menerima seragam biru putih. Selain itu, paket bantuan juga dilengkapi dengan dasi, topi, kaus kaki, dan ikat pinggang. Khusus seragam Melayu, siswa laki-laki akan mendapatkan kain pinggang, sementara siswa perempuan memperoleh hijab.
“Kita kan baru selesai SPMB, jadi memang kita harus tahu ke mana kita salurkan seragamnya,” ujar Hendri, Selasa (4/8/2026).
Saat ini, pihak sekolah masih melakukan pendataan sekaligus pengukuran ukuran seragam masing-masing siswa baru.
“Jadi setelah anak masuk sekolah baru kita data dan ukur ukurannya. Setelah kita tahu ukurannya, sambil kita lakukan proses lelang,” katanya.
Hendri menjelaskan, pengadaan seragam tahun ini tetap menggunakan sistem penjahitan sesuai ukuran masing-masing siswa, bukan membeli seragam jadi dalam jumlah besar.
“Seperti tahun lalu, prosesnya dijahit, bukan diambil per kodi-kodi begitu,” ujarnya.
Disdik Batam juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program tahun sebelumnya. Berdasarkan data yang digunakan saat itu, masih terdapat kelebihan produksi seragam.
“Evaluasi dari tahun lalu, kita kelebihan jahit. Kita menggunakan database Disdik Batam, ternyata ada kelebihan. Seragam itu kemudian kami distribusikan untuk kelas yang lebih tinggi,” kata Hendri.
Untuk menghindari kelebihan produksi pada tahun ini, Disdik Batam memilih mendata jumlah siswa baru dan ukuran seragam terlebih dahulu sebelum proses pengadaan dilakukan.
“Tahun ini kami data dulu jumlahnya. Kami lebihkan sekitar 5 persen dari jumlah siswa baru sebagai cadangan,” ujarnya. (uly)










