BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Komitmen memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat Kepulauan Riau semakin diperkuat melalui sinergi antara BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah II dan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri).
Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam rangkaian kegiatan yang digelar di lingkungan Polda Kepri, Rabu (3/6), mulai dari edukasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), skrining riwayat kesehatan personel Polri dan keluarga, hingga pemeriksaan papsmear massal bagi ibu-ibu Bhayangkari.
Kegiatan itu turut dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama Polda Kepri sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap keberlangsungan Program JKN di wilayah Kepulauan Riau.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Kepri bersama jajaran pejabat utama, serta Deputi Direksi Wilayah II BPJS Kesehatan, Nopi Hidayat. Dalam sambutannya, Nopi menyoroti kesamaan filosofi antara institusi Kepolisian dan Program JKN.
Menurutnya, keberhasilan Polri tidak semata diukur dari banyaknya kasus yang berhasil ditangani, tetapi juga dari kemampuan mencegah gangguan keamanan melalui patroli dan deteksi dini.
“Prinsip yang sama juga berlaku dalam Program JKN. Kekuatan utama JKN sesungguhnya adalah memberikan perlindungan sebelum risiko kesehatan berubah menjadi beban finansial bagi individu dan keluarganya. Polri melindungi masyarakat dari risiko gangguan keamanan, sementara JKN melindungi dari risiko kesehatan dan finansial akibat sakit. Tujuan kita sama, yaitu menghadirkan ketenangan bagi masyarakat,” ujar Nopi.
Ia menegaskan, keberhasilan Program JKN di Kepulauan Riau tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi lintas sektor. Karena itu, BPJS Kesehatan memberikan sertifikat apresiasi kepada Kapolda Kepri dan jajaran sebagai simbol penghormatan atas sinergi yang selama ini terjalin.
Selain seremoni penghargaan, kegiatan juga diisi dengan Pemberian Informasi Langsung (PIL) Program JKN dan layanan BPJS Keliling. Melalui kegiatan tersebut, anggota Polri beserta keluarga memperoleh pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta JKN.
Menurut Nopi, pemahaman tersebut penting untuk memberikan rasa aman kepada personel yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan adanya kepastian perlindungan kesehatan bagi keluarga di rumah, anggota Polri dapat lebih fokus menjalankan tugasnya.
Sementara itu, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung penuh Program JKN. Ia menilai akses layanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang harus dapat dijangkau seluruh masyarakat.
“Polda Kepri bersama seluruh jajaran berkomitmen penuh untuk mendukung keberlangsungan Program JKN. Kami memahami betapa pentingnya akses kesehatan bagi masyarakat, dan kami siap membantu BPJS Kesehatan dalam memperluas cakupan kepesertaan dan peningkatan keaktifan peserta. Kami ingin melihat setiap warga tidak lagi kesulitan mengakses layanan kesehatan, apalagi di situasi darurat. Untuk itu, sinergi ini sangat krusial agar Program JKN dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di pelosok-pelosok daerah,” ujarnya.
Upaya pencegahan penyakit juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. BPJS Kesehatan bersama Polda Kepri menggelar skrining kesehatan berkala serta pemeriksaan papsmear bagi personel Polwan dan ibu-ibu Bhayangkari.
Nopi menegaskan bahwa langkah promotif dan preventif tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga kesiapan dan produktivitas personel Polri. Deteksi dini faktor risiko penyakit dinilai penting agar kondisi kesehatan dapat ditangani sebelum berkembang menjadi penyakit kronis.
“Melalui integrasi layanan jaminan kesehatan dan penguatan sinergi instansi ini, BPJS Kesehatan Wilayah II dan Polda Kepri berharap dapat terus membangun budaya sehat sekaligus mewujudkan masyarakat Kepulauan Riau yang produktif, aman, dan sejahtera,” kata Nopi. (*/uly)










