Monday, April 20, 2026
HomeBatamPosko Nataru Hang Nadim Rampung, Lonjakan Penumpang Nataru Terlayani Aman

Posko Nataru Hang Nadim Rampung, Lonjakan Penumpang Nataru Terlayani Aman

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Pelaksanaan Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencatatkan kinerja positif, baik dari sisi pelayanan penumpang, keselamatan penerbangan, maupun sinergi antarinstansi.

Selama 19 hari operasional, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, bandara ini melayani lebih dari 244 ribu penumpang tanpa insiden keselamatan.

Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam (BIB) sekaligus Ketua Komite Keamanan Bandara Internasional Hang Nadim, Anton Marthalius, menyampaikan bahwa penutupan posko menjadi momentum evaluasi atas pelaksanaan layanan angkutan udara selama libur akhir tahun.

“Posko Nataru ini bukan hanya soal pengamanan, tetapi bagaimana memastikan pelayanan tetap berjalan optimal di tengah peningkatan pergerakan penumpang dan penerbangan,” ujar Anton saat penutupan Posko Terpadu Nataru, Senin (5/1/2026).

Selama periode Nataru 2025/2026, Bandara Hang Nadim mencatat total 244.339 penumpang, 1.701 pergerakan penerbangan, serta 1.729 ton kargo.

Capaian tersebut menunjukkan tren positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan penumpang sebesar 5,3 persen dan pergerakan penerbangan naik 6,2 persen, meski kargo mengalami penurunan 3,2 persen.

BACA JUGA:   BP Batam Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Tingkat Nasional

Anton menjelaskan, peningkatan trafik tersebut diantisipasi melalui penguatan koordinasi antarinstansi, pemanfaatan pesawat berbadan lebar, serta pengoperasian 113 extra flight selama masa posko.

Puncak arus penumpang terjadi pada 24 Desember 2025 dengan 15.743 penumpang, sementara puncak arus balik tercatat pada 3 Januari 2026 dengan 18.033 penumpang.

Dari sisi kinerja operasional, tingkat ketepatan waktu penerbangan atau On Time Performance (OTP) selama periode Nataru tercatat sebesar 70,5 persen.

Beberapa kejadian operasional seperti satu pesawat divert, satu Return to Apron (RTA), dan dua Return to Base (RTB) dapat ditangani sesuai standar keselamatan penerbangan.

“Seluruh maskapai juga menjalankan ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 89 Tahun 2015 terkait penanganan keterlambatan penerbangan secara konsisten,” tambah Anton.

Ia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan Posko Nataru 2025/2026 dengan catatan zero accident menjadi cerminan komitmen bersama seluruh stakeholder bandara dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.

“Ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bandara ke depan, khususnya dalam menghadapi periode lonjakan penumpang,” katanya. (*/uly)

BACA JUGA:   20 Finalis Encik & Puan Kota Batam Siap Masuk Karantina
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER