Saturday, April 18, 2026
HomeBatamKomisi II DPRD Kepri Minta Operator Kapal Batam Singapura Bisa Pulihkan Harga...

Komisi II DPRD Kepri Minta Operator Kapal Batam Singapura Bisa Pulihkan Harga Tiket

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta seharusnya operator kapal ferry Batam Singapura sudah bisa memulihkan kerugian mereka selama pandemi Covid-19 karena penumpang sudah mulai ramai.

Hal ini menanggapi masih tingginya harga tiket ferry Batam Singapura yang saat ini mencapai Rp 760 ribu.

“Sudah 6 bulan di tahun 2024, ibaratnya sudah balik modal. Kami tetap menekankan agar mereka menormalkan tarif,” ujar Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin, Selasa (11/6/2024).

Diakuinya harga tiket Ferry Batam – Singapura masih mahal meskipun sudah 6 bulan memasuki tahun 2024. Komisi II telah membahas kenaikan harga tiket ini dan hasilnya, kewenangan untuk menindaklanjuti ada di pemerintah pusat karena ini merupakan ferry internasional.

“Kami terus berupaya untuk menurunkan harga tiket ini dan telah bertemu dengan KPPU untuk melaporkannya agar ditindaklanjuti,” ujar Politisi PKS ini.

Ia melanjutkan pihak operator ferry menyampaikan bahwa mereka mengalami kerugian besar selama tiga tahun pandemi Covid-19 karena tidak ada penumpang, namun tetap beroperasi.

BACA JUGA:   Semester I 2025, BP Batam Catat Pertumbuhan Peti Kemas Tumbuh 15%

Kenaikan harga tiket ini juga dipicu oleh kenaikan bahan bakar dan upah tenaga kerja. Operator ferry meminta waktu untuk mengembalikan kerugian mereka selama pandemi.

“Kami menolak permintaan ini karena bisnis berbicara untung dan rugi. Kami sepakat bahwa alasan tersebut tidak dapat diterima,” kata Wahyu.

Ia menambahkan bahwa dalam waktu 6 bulan, DPRD Kepri berharap agar harga tiket ferry Batam-Singapura segera diturunkan untuk meringankan beban masyarakat. (uly)

spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER