Saturday, August 22, 2026
HomeBatamDi Tengah Semarak Kemerdekaan, Batam Galang Rp2,3 Miliar untuk Warga Terdampak Bencana...

Di Tengah Semarak Kemerdekaan, Batam Galang Rp2,3 Miliar untuk Warga Terdampak Bencana NTT

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Malam peringatan kemerdekaan di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Jumat (21/8/2026), tak sekadar diisi musik dan kemeriahan.

Di tengah ribuan warga yang larut dalam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, panggung Semarak Kemerdekaan justru menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian.

Dari panggung itulah Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajak masyarakat ikut membantu saudara sebangsa yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Batam Amsakar Achmad di hadapan warga. Didampingi Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan rangkaian peringatan kemerdekaan, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Paskibraka hingga marching band.

Namun, bagi Amsakar, kemerdekaan tidak berhenti pada upacara dan perayaan. Momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa semangat kebersamaan harus hadir dalam bentuk nyata.

“Karena itu, kami memanfaatkan momentum ini untuk menggalang bantuan bagi masyarakat NTT yang tengah menghadapi bencana,” ujar Amsakar.

Respons masyarakat dan sejumlah pihak pun terbilang cepat. Pada penggalangan tahap pertama, dana yang terkumpul mencapai Rp2,3 miliar.

BACA JUGA:   Silaturahmi Wali Kota dengan Para Pendeta yang Terlibat dalam Pembangunan IPMB Kota Batam.

Donasi tersebut berasal dari sejumlah perusahaan dan lembaga di Batam. PT PLN Batam menyumbang Rp1 miliar, PT Wasco Engineering Indonesia Rp900 juta, Gabungan Pengusaha Batam Rp300 juta, serta BAZNAS Kota Batam Rp100 juta.

“Gebrakan pertama kita untuk peduli NTT sudah terkumpul Rp2,3 miliar. Ini adalah bentuk keberpihakan dan cinta kita terhadap sesama anak bangsa,” kata Amsakar.

Bantuan itu kemudian diserahkan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat NTT yang berada di Kota Batam.

Menurut Amsakar, kepedulian terhadap daerah lain yang sedang dilanda bencana bukan sesuatu yang baru bagi masyarakat Batam. Sebelumnya, solidaritas serupa juga diwujudkan melalui penggalangan bantuan Rp7,5 miliar untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Medan.

Kini, semangat yang sama kembali diarahkan kepada masyarakat NTT.

“Semangat yang sama, diharapkan kembali tumbuh untuk membantu masyarakat NTT,” ujarnya.

Penggalangan bantuan pun belum berhenti. Pemko Batam membuka ruang bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi melalui kanal digital QRIS yang telah disiapkan panitia.

BACA JUGA:   Pulau Galang Disiapkan untuk Korban Gaza, Amsakar : Kita Tunggu Petunjuk Pusat

Amsakar mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan dengan cara yang lebih luas: bukan hanya menikmati hasil pembangunan, tetapi juga hadir ketika sesama membutuhkan pertolongan.

“Mari menjadi warga yang tidak hanya peduli pada pembangunan daerah, tetapi juga peka terhadap nasib saudara kita sebangsa dan setanah air,” katanya.

Pesan itu menjadi salah satu warna dalam malam kemerdekaan di Dataran Engku Putri. Di tengah keramaian, musik dan sorak warga, semangat kemerdekaan menemukan makna lain: tentang gotong royong dan kesediaan untuk hadir bagi sesama.

Malam itu, suasana juga semakin semarak dengan penampilan Charly Setia Band. Ribuan warga ikut bernyanyi saat Charly membawakan sejumlah lagu populernya, di antaranya Jangan Pernah Berubah, Putri Iklan, Aku Terjatuh, Kehilangan, Saat Terakhir, Asmara dan sejumlah lagu lainnya.

Perayaan kemerdekaan pun ditutup dengan dua wajah yang berpadu di satu panggung: kegembiraan merayakan Indonesia dan kepedulian terhadap sesama anak bangsa. (uly)

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER