BATAMSTRAITS.COM, Jakarta – Persidangan kasus Justin Baldoni vs Blake Lively diperkirakan akan mulai pada 9 Maret 2026 di pengadilan federal New York City. Keduanya saling menggugat setelah Lively menuding Baldoni melakukan pelecehan seksual dan aksi balas dendam pada 31 Desember 2024. Baldoni kemudian membalas tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa Lively dan Ryan Reynolds melakukan pencemaran nama baik dan pemerasan.
Hakim Lewis J Liman, yang mengawasi kedua kasus tersebut, menyatakan bahwa pengacara Lively akan meminta perintah yang melarang Bryan Freedman, pengacara Baldoni, untuk melancarkan perang humas atas kasus tersebut. Freedman sebelumnya menyatakan berniat untuk membuat situs khusus untuk merilis semua percakapan kliennya dengan Lively guna membantah klaim dari aktris tersebut.
Kubu Lively juga menginginkan hakim mengingatkan Freedman tentang kewajiban berdasarkan aturan perilaku profesional, yang melarang pernyataan di luar pengadilan yang dapat merugikan juri. Freedman membalas bahwa ia memiliki hak untuk membela kliennya dan menyatakan bahwa pengacara Lively bekerja sama dengan New York Times untuk mempublikasikan tuduhan tersebut.
Pada 27 Januari 2025, hakim menetapkan tanggal sidang awal pada 9 Maret 2026. Tanggal tersebut dapat dibatalkan jika kedua belah pihak mencapai kesepakatan sebelum tanggal tersebut. Tanggal tersebut juga dapat ditunda jika mosi dan penemuan hukum berlarut-larut.
Variety menegaskan bahwa saudara dari hakim adalah sutradara Doug Liman yang pernah menggarap iklan politik pro-Barack Obama yang menampilkan Blake Lively pada 2008.
Perang hukum antara Justin Baldoni dan Blake Lively semakin panas dan menarik perhatian publik. Sidang yang akan diadakan pada Maret 2026 diperkirakan akan membuka tabir tentang kebenaran di balik tuduhan yang dilemparkan kedua pihak. (*)







