Friday, May 1, 2026
HomeBatamTembakan Menggema di Hang Nadim Batam! Tiga Pria Bersenjata Sandera Petugas

Tembakan Menggema di Hang Nadim Batam! Tiga Pria Bersenjata Sandera Petugas

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencekam, Selasa (2/12/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Aktivitas yang semula normal seketika terhenti ketika tiga pria bersenjata laras panjang muncul di area parkir dan menyandera seorang petugas bandara.

Kejadian bermula saat sebuah mobil Avanza hitam melaju kencang dan menerobos marka jalan. Dari dalam kendaraan itu, seorang petugas bandara diseret dan dijadikan sandera oleh dua pria bersenjata laras panjang. Aksi itu memicu kepanikan pengunjung yang sedang melintas di area kedatangan.

Petugas keamanan bandara yang berada tidak jauh dari lokasi langsung menutup akses keluar masuk dengan merobohkan belasan barrier. Langkah cepat itu membuat kendaraan pelaku tak mampu meninggalkan kawasan bandara.

Tidak beberapa lama, dua pria bersenjata itu turun dari mobil sambil melepaskan tembakan ke udara. Sandera turut ditarik keluar dan diacungkan senjata api di bagian kepala.

Mereka kemudian menyampaikan dua tuntutan, pembebasan salah satu anggota keluarga mereka yang disebut akan dipindahkan ke Nusakambangan, serta pembukaan jalur yang telah ditutup petugas.

BACA JUGA:   Program Bantuan Pasang Baru Listrik, 22 Kepala Keluarga di Desa Panglong Sudah Nikmati Listrik 24 Jam

Aksi itu membuat aktivitas penumpang terganggu. Beberapa pengunjung terlihat berlarian mencari tempat aman ketika suara tembakan hampa terdengar berkali-kali. Situasi terus memanas ketika salah satu pelaku mengaku membawa bom rakitan.

Namun seorang pelaku lainnya yang membawa bom bunuh diri mencoba melarikan diri. Dalam upaya penangkapan, pelaku meledakkan bom rakitan yang melekat di tubuhnya. Ledakan itu menjadi bagian dari skenario latihan yang telah dirancang sebelumnya.

Sekitar 30 menit aksi berlangsung, Tim Gegana Brimob Polda Kepri didatangkan untuk menenangkan situasi. Kontak tembak simulatif terjadi. Dua pelaku akhirnya menyerah dan meletakkan senjata di jalan setelah dilakukan penekanan oleh petugas.

Di sisi lain, petugas juga menemukan sebuah tas mencurigakan di dekat salah satu gedung bandara. Setelah diperiksa dengan alat pendeteksi, tas itu positif berisi bahan peledak dan berhasil diledakkan pada zona aman oleh tim penjinak bom.

Situasi makin menegangkan saat para pelaku beberapa kali melepaskan tembakan ke udara. Informasi yang beredar menyebutkan, sebuah bom diduga berada di dalam mobil yang dibawa para pelaku, memicu kepanikan di sekitar lokasi.

BACA JUGA:   BP Batam Maksimalkan Layanan Pelabuhan Selama Natal dan Tahun Baru

Aparat gabungan langsung bergerak cepat. Tim Gegana dan penjinak bom diturunkan untuk memastikan situasi tetap terkendali. Petugas juga memasang barikade untuk menutup akses keluar pelaku dari kawasan bandara. Upaya negosiasi dilakukan agar sandera dapat dibebaskan dalam keadaan selamat.

Meski tampak seperti aksi teror nyata, seluruh adegan tersebut merupakan bagian dari Airport Security Exercise, sebuah latihan keamanan yang digelar untuk menguji kesiapan bandara dalam menghadapi ancaman bersenjata

Direktur Operasi dan Keamanan Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bagian dari evaluasi prosedur keamanan penerbangan nasional. Latihan ini menguji sistem komunikasi, koordinasi, dan komando seluruh unsur keamanan bandara.

Menurutnya, skenario yang digelar melibatkan seluruh anggota Komite Keamanan Bandar Udara, personel Air Force Security, Brimob Polda Kepri, Polresta Barelang, serta unsur pengamanan internal bandara.

“Tujuannya memastikan semua personel memegang peran, tugas, dan fungsi secara tepat dalam keadaan darurat,” ujar Anton.

Ia menegaskan, dua bom yang digunakan dalam simulasi terdiri atas bom bunuh diri dan bom rakitan dalam tas yang diledakkan di area disposal. Seluruh perangkat yang digunakan telah disesuaikan dengan standar latihan dan dipastikan aman.

BACA JUGA:   BP Batam Pastikan Kualitas Pelayanan Penumpang Pelabuhan Internasional Berjalan Optimal

Anton juga menambahkan bahwa senjata yang digunakan adalah peluru hampa, sementara kontrol pengamanan dilakukan ketat oleh instruktur dari Brimob. “Seluruh prosedur berjalan sesuai rencana tanpa mengganggu keselamatan,” sebutnya.

Meski tidak menutup operasional bandara sepenuhnya, pihak pengelola melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik. Aktivitas penumpang sempat tersendat. Anton menyampaikan permohonan maaf atas gangguan tersebut, namun memastikan keselamatan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama.

Ia menambahkan latihan ini juga menjadi bagian dari penguatan dokumen Airport Emergency Plan dan Airport Security Program Bandara Hang Nadim. Evaluasi lebih lanjut akan dilakukan untuk memantapkan kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman nyata. (uly)

spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER