Sunday, May 31, 2026
HomeHiburanLate Night with the Devil: Horor Klasik dengan Sentuhan Modern yang Menggigit

Late Night with the Devil: Horor Klasik dengan Sentuhan Modern yang Menggigit

BATAMSTRAITS.COM, Jakarta – “Late Night with the Devil” merupakan film horor yang menawarkan pengalaman menarik dan unik. Film ini bagaikan camilan pedas yang menggitil dan menciptakan sensasi ketagihan hingga penonton tak sadar sudah habis menontonnya.

Cerita yang diciptakan oleh sineas kakak-adik asal Australia, Colin dan Cameron Cairnes, merupakan sajian segar yang gurih bagi pencinta horor. Film ini mengambil latar ’70-an, masa di mana kultur okultisme masih sangat kuat dan bercampur dengan industri media dan hiburan yang sering dikaitkan dengan konspirasi.

Carines bersaudara menceritakan kisah fenomenal dari sebuah acara televisi era baheula yang ‘hilang’. Mereka menampilkan kisah tersebut dalam bentuk episode televisi yang teror saat siaran langsung.

Salah satu hal yang menarik adalah narasi dokumenter yang disisipkan di awal film. Hal ini membantu penonton memahami konteks dari ‘episode yang hilang’ tersebut dan memberikan wawasan tentang konflik yang tersembunyi di balik karakter-karakternya.

Penggunaan desain produksi yang sempurna menguatkan suasana horor dalam film ini. Set, wardrobe, properti, look, poster, hingga urusan artistik dan mood semuanya sesuai dengan tema dan on point. Sinematografi, efek visual, dan scoring juga terukur dengan sempurna.

BACA JUGA:   Sutradara The Trunk Takjub dengan Akting Gong Yoo dan Seo Hyun-jin: "Aura Luar Biasa dan Ekspresi yang Menggugah"

Meskipun terlihat seperti film dengan bujet rendah, kesan sederhana dan cenderung lawas justru menjadi sensasi berbeda yang menarik perhatian. Penggunaan efek yang sesuai dan terukur menciptakan sensasi creepy yang menyeramkan.

Cerita yang solid dan kuat dari “Late Night with the the Devil” membuat durasi 95 menit terasa sangat singkat. Para pemain yang bukan kelas atas bisa memerankan karakter mereka dengan lepas tanpa harus terbayang-bayangi ekspektasi penonton. Ingrid Torelli berperan sangat creepy dalam film ini.

Sayangnya, film ini hanya ditayangkan melalui layanan streaming di Indonesia. Padahal jika ditayangkan di layar lebar, sensasi creepy dan menyeramkannya akan lebih kuat.

“Late Night with the Devil” merupakan film horor yang menarik dan berkesan. Cerita yang solid, desain produksi yang sempurna, dan efek menyeramkan membuat film ini menjadi salah satu film horor yang patut ditonton. (*)

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER