BATAMSTRAITS.COM, Jakarta – Kate Middleton dilaporkan telah siap jika harus naik takhta menjadi ratu Inggris lebih cepat dari yang diharapkan.
Hal ini diungkap oleh sejarawan Kerajaan Inggris, Hugo Vickers, mengingat kondisi kesehatan Raja Charles III dan Ratu Camilla yang kurang baik beberapa waktu terakhir.
“Saya diberi tahu bahwa Catherine semakin membaik dan itu ditunjukkan dengan kemunculannya yang agak lebih sering, tapi penyakit itu jelas menyedihkan dan sangat sulit baginya, dan dia belum sepenuhnya pulih,” kata Vickers.
“Namun kapan pun nanti dia naik takhta, Catherine sudah siap untuk menjadi ratu,” lanjutnya.
Raja Charles III didiagnosis kanker pada Februari 2024 dan menjalani perawatan. Namun, setelah perjalanan ke Australia dan Samoa pada Oktober 2024, kondisi Raja disebut terlihat lelah.
Sumber yang merupakan kerabat kerajaan mengatakan bahwa Raja Charles “tampak sangat lelah dari dekat dan merah di sekitar matanya serta lebih kurus.”
Sumber Istana Buckingham mengatakan bahwa Raja Charles akan tetap melanjutkan perawatan hingga tahun depan dan perkembangan kesehatan Raja “bergerak ke arah yang positif.”
Di sisi lain, Pangeran William, yang merupakan penerus takhta, mengatakan bahwa tahun ini “brutal”.
“William harus berusaha untuk terus positif,” kata Vickers.
“Namun dia pasti berada di bawah tekanan yang luar biasa, bukan hanya karena ayahnya sakit, tapi Pangeran Wales, sepanjang sejarah, tak akan pernah tahu kapan ia akan bangun di pagi hari sebagai Raja,” lanjutnya.
Penulis kehidupan kerajaan, Sally Bedell Smith, menilai bahwa Pangeran William dan Kate Middleton berpeluang menjadi raja dan ratu Inggris lebih cepat dari yang diperkirakan.
“Meskipun Raja menjalankan tugasnya dengan tekad yang khas, ia harus menerima kenyataan ia terbatas karena perawatan kankernya,” kata Smith.
“Akibatnya, William telah mengambil lebih banyak tanggung jawab, selain itu dia dan Kate telah mempersiapkan peran masa depan mereka lebih cepat dari yang mereka duga,” lanjutnya. (*)









