Thursday, April 16, 2026
HomeBatamMustofa : Jangan Ada Murid yang Ditolak Di Sekolah Negeri

Mustofa : Jangan Ada Murid yang Ditolak Di Sekolah Negeri

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Banyak orangtua mengeluhkan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP. Mayoritas orangtua pada bingung terkait jarak rumah dengan sekolah yang terlalu jauh, padahal mereka menginginkan di sekolah  yang terdekat.

“Artinya ada opsi pilihan pertama dan kedua yang dipilih pertama itu jauh yang tidak tercover zonasinya. Pemerintah harus adil dalam menentukan pengumumannya,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Mustofa, Sabtu (29/6/2024).

Ia meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam untuk menerima semua pendaftar di sekolah negeri.

“Harapan kami dalam rapat terakhir juga tidak ada namanya murid yang ditolak. Disdik harus memikirkan bagaimana caranya diterima semuanya,” katanya.

Selain itu, kata dia, untuk tingkat PPDB tingkat SMK, keluhan yang paling banyak satu kurikulum saja. Dan kebanyakan para calon siswa masuk kedalam jurusan yang tidak diminati.

“Bagi walimurid tentu kebingungan kami arahkan untuk diterima dahulu semuanya untuk daftar ulang sembari jalannya waktu. Untuk di jurusan bisa dibicarakan secara internal sekolah masing-masing,” katanya.

BACA JUGA:   Pemko Batam dan BTN Sepakat Beri Subsidi Bunga untuk UMKM

Ia juga mengimbau kepada seluruh orangtua yang mendaftar tidak perlu merasa gelisah apabila tidak masuk ke sekolah negeri. Ia berharap pemerintah memberikan solusi untuk sekolah swasta.

“Statment dari pemerintah Kepri ada SPP gratis mulai bulan Juli tahun ajaran 2024-2025 tingkat negeri. Pemprov juga harus punya kebijakan untuk membantu sisi biaya tingkat SMA,” katanya.

Untuk diketahui, kuota daya tampung SD negeri jalur afirmasi di Kota Batam tahun ini sebesar 15 persen atau sebanyak 1.879 siswa. Sementara untuk kuota jalur zonasi sebesar 80 persen dan perpindahan orang tua wali sebesar 5 persen.

Total daya tampung untuk SD sebanyak 12.528 siswa yang terbagi dalam 348 rombongan belajar, dengan jumlah siswa per kelas sebanyak 36 orang. (uly)

spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER