Monday, May 25, 2026
HomeHiburanSaat Menteri Basuki Terisak Kenang Jadi Mahasiswa 50 Tahun Silam

Saat Menteri Basuki Terisak Kenang Jadi Mahasiswa 50 Tahun Silam

BATAMSTRAITS.COM, Yogyakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Basuki Hadimuljono meresmikan Stasiun Lapangan Geologi Prof R. Soeroso Notohadiprawiro di Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu, 11 Mei 2024. Di sela peresmian itu, Menteri Basuki tiba tiba terisak saat dirinya didaulat memberi pidato sambutan.

Sambil menyeka air matanya, Basuki beberapa kali mencoba ingin memulai pidato namun ia tak sanggup sampai asistennya menyerahkan beberapa lembar tisu. Basuki lantas meminta maaf karena tiba tiba saja terharu teringat suasana 50 tahun silam saat ia masih jadi mahasiswa Geologi UGM. Terlebih, dalam momentum peresmian stasiun lapangan geologi itu, hadir sejumlah dosen yang pernah mengajarnya di masa lalu.

Menteri Basuki Teringat Didikan UGM

“Saya hanya teringat 50 tahun lalu, ketika saya dididik oleh UGM,” kata Basuki terisak. “Di Bayat (Klaten) ini, ada para guru kami, saya masih ingat semua,” kata Basuki seraya menyebutkan satu per satu dosennya yang ikut hadir.

Basuki lantas mengucapkan terima kasih kepada para dosen yang telah mendidiknya hingga ia bisa seperti sekarang ini. “Atas didikan yang Bapak berikan dan UGM yang telah mendidik saya seperti sekarang ini,” ucapnya.

BACA JUGA:   Foto Buram Bilqis di Acara Lamaran Ayu Ting Ting Jadi Omongan: Blur Aja Cakep

Menurut Basuki, bantuan pembangunan stasiun lapangan geologi dari Kementerian PUPR RI ini belum seberapa dibandingkan jasa para dosen yang telah mendidik para geolog dan telah ikut berperan membangun bangsa. “Pembangunan ini tidak seberapa dibandingkan  dengan didikan  Gadjah Mada pada kami dan keluarga,” kata dia.

Basuki berharap dengan adanya stasiun lapangan ini, semakin mendukung kegiatan pendidikan, riset dan pengabdian kepada masyarakat untuk para calon geolog. Menurut dia, dulu, 50 tahun lalu, walau dengan fasilitas terbatas namun bisa mendidik lulusan terbaik. Ia ingin mahasiswa geologi bisa berbuat yang lebih baik lagi,” katanya.

Laboratorium Lapangan Bukan Hanya untuk UGM

Selain itu, Menteri Basuki mengatakan kampus lapangan ini juga bisa digunakan oleh perguruan tinggi dari luar negeri yang sudah menjalin kerja sama dengan Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik UGM. Laboratorium lapangan ini, kata dia, bukan untuk UGM saja tapi bisa dipakai untuk kegiatan internasional dari universitas luar negeri karena Bayat ini bisa menjadi contoh pusat geopark.

BACA JUGA:   Mencekam dengan Cerita Unik, Film Pemukiman Setan Siap Rilis Akhir Januari 2024

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Wening Udasmoro mengatakan Kementerian PUPR telah memberikan bantuan pembangunan Stasium Lapangan Geologi senilai lebih dari Rp 13 miliar itu. Wening mengatakan keberadaan stasiun lapangan geologi ini bisa memberikan manfaat bagi mahasiswa dan bagi masyarakat sekitar.

“Stasiun lapangan geologi ini akan bermafaat bagi masyarakat dan mahasiswa bisa mendedikasikan ilmu geologinya karena di Bayat ini kondisi batuannya sangat luar biasa,” katanya. Wening menyebutkan stasiun lapangan dengan gedung empat lantai tersebut dilengkapi dengan beberapa ruang laboratorium, ruang kuliah, dan ruang perpustakaan. Dengan adanya stasiun lapangan geologi ini menurut Wening akan semakin menambah motivasi bagi mahasiswa dalam melaksanakan praktik lapangan.

sumber: TEMPO.CO

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER