Thursday, September 10, 2026
HomeBatamSemua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan...

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Panitia Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026 Batam-Tanjungpinang resmi membuka pendaftaran seminar internasional, lokakarya dan diskusi publik. Semua kalangan bisa mendaftar sesuai isu yang diminati.

Setidaknya terdapat satu seminar internasional dan puluhan lokakarya atau diskusi publik. Isu yang dibahas juga beragam, tentunya tentang pers, Hak Asasi Manusia (HAM), lingkungan, perubahan iklim, transisi energi, hingga persoalan masyarakat adat.

Acara seminar internasional, diskusi publik dan lokakarya ini akan dipusatkan di Politeknik Negeri Batam, selama dua hari 19-20 September 2026. Sementara itu pada hari terakhir festival ditutup dengan napak tilas ke Pulau Penyengat Tanjungpinang yang akan diikuti 40 AJI Kota dari Sabang sampai Merauke serta jaringan AJI.

Ketua Panitia Fesmed Selat Malaka, Adam Zulfikar, mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan agenda nasional tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) tersebut.

“Fesmed Selat Malaka bukan hanya acaranya AJI dan teman-teman media saja tapi ruang bersama untuk kita semua. Ada banyak isu yang perlu dibahas dan menjadi perhatian kita bersama. Karena itu, kami mengajak masyarakat khususnya yang berada di Batam dan Tanjungpinang untuk datang, belajar, berdiskusi, dan ikut menyampaikan gagasannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Fesmed di Batam dan Tanjungpinang diharapkan dapat memperluas ruang perjumpaan antara media dan masyarakat sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi di kawasan Selat Malaka.

“Kami ingin Fesmed menjadi ruang diskusi terbuka yang aman dan nyaman. Semua boleh datang, bukan hanya untuk jurnalis,” kata Adam.

Kelas-kelas lokakarya dan diskusi dihadirkan dalam Fesmed, untuk memberikan ruang belajar, bertukar pengalaman, sekaligus mempertemukan berbagai perspektif dalam melihat persoalan yang dihadapi masyarakat.

Pendaftaran bisa melalui laman Fesmed Selat Malaka di https://fesmedselatmalaka.org/program/ atau cari informasinya di akun Instagram @fesmedselatmalaka.

BACA JUGA:   Ombudsman Kepri Minta Imigrasi Lakukan Pengawasan Agar Tidak Terjadi Pungli

Setelah dibanjiri kelas-kelas diskusi selama dua hari, Festival Media Selat Malaka dilanjutkan di Tanjungpinang, tepatnya di Pulau Penyengat. Ini adalah kegiatan puncak Fesmed Selat Malaka.

Di Pulau Penyengat para tamu dari AJI Kota di seluruh Indonesia bersama jaringan AJI akan diajak mengikuti napak tilas sejarah di pulau yang menjadi salah satu pusat peradaban Melayu tersebut.

Tidak sekadar berkunjung, para peserta juga akan didorong menuliskan cerita perjalanan mereka selama mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di Pulau Penyengat.

Dengan demikian, kegiatan napak tilas diharapkan dapat melahirkan berbagai perspektif dan karya jurnalistik yang memperkenalkan sejarah serta kekayaan budaya Pulau Penyengat kepada masyarakat lebih luas.

‎Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana, mengatakan pemilihan Pulau Penyengat sebagai lokasi rangkaian Fesmed bukan semata-mata karena statusnya sebagai destinasi wisata sejarah. ‎Menurutnya, Pulau Penyengat memiliki posisi penting dalam perjalanan sejarah Melayu karena pernah menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga yang wilayah kekuasaannya membentang hingga Riau, Lingga, Johor, Pahang, dan Singapura.

‎“Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah yang luar biasa. Dari pulau kecil inilah lahir banyak pemikiran besar yang menjadi fondasi kebudayaan Melayu sekaligus turut membentuk perkembangan bahasa Indonesia,” kata Sutana.

Rangkaian Acara Fesmed Selat Malaka
Berikut ini beberapa rangkaian kegiatan seminar internasional, diskusi publik hingga lokakarya yang dilaksanakan selama Fesmed Selat Malaka. Pendaftaran bisa dilakukan di link yang sudah tersedia, segera daftarkan diri anda sebelum kuota penuh.

Sabtu, 19 September 2026 di Politeknik Negeri Batam:

1. Seminar Internasional Festival Selat Malaka: “Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara: Memperkuat Solidaritas Jurnalis Lintas Negara dan Melindungi Kebebasan Ruang Sipil”

Pendaftaran: https://s.id/SeminarFesmedSelatMalaka

2. Diskusi Publik: Masyarakat Adat, Transisi Energi dan Perubahan Iklim

Pendaftaran: https://s.id/DiskusiMasyarakatAdat

BACA JUGA:   Pemko Batam Anggarkan Rp44,3 Miliar untuk 1.109 Tenaga Pengemudi Layanan Publik

3. Diskusi Publik: Babak Baru PLTS 100 GW: Menakar Kesiapan Industri Hijau Indonesia dari Batam

Pendaftaran: https://s.id/DiskusiIndustriHijauPLTS

4. Lokakarya Digital Safety and AI Literacy for Gen-Z (Sesi 1)

Pendaftaran: https://s.id/TrainingBatam

5. Lokakarya Mengawal Isu Kelautan Melalui Karya Jurnalistik Berkualitas

Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaIsuKelautan

6. Lokakarya Pengembangan Audiens Media di Media Sosial

Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaPengembanganAudiens

7. “Sekolah Buruh AJI: Mengorganisir Pekerja Media untuk Membangun Serikat Pekerja yang Lebih Kuat”

Pendaftaran: https://s.id/sekolahburuhbatam2026

8. “Lokakarya Keamanan, Geopolitik, dan Media di Lintas Batas”

Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaKeamananMediaLintasBatas

9. Diskusi Publik: Membaca Perkembangan Teknologi AI dan Data Center

Pendaftaran: https://s.id/DiskusiAIdanDataCenter

10. Lokakarya Fotografi bersama PFI Kepri “Kejujuran Visual di Era Serba Digital: Tantangan Foto Jurnalistik Sebagai Literasi Publik”

Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaFotografiPFIKepri

Minggu, 20 September 2026 di Politeknik Negeri Batam:

1. Lokakarya Melawan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO): Sampai Semua Bebas

Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaLawanTPPO

2. Diskusi Publik dan Pemutaran Film Dokumenter “Di Balik Ilusi Tembakau”

Pendaftaran: https://s.id/DiskusiFilmDiBalikIlusiTembakau

3. Lokakarya Menjadi Penulis Ilmiah Populer untuk Demokrasi

Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaPenulisIlmiahPopuler

4. Lokakarya Mata dari Angkasa: Panduan Praktis Jurnalisme Investigasi Berbasis Citra Satelit

Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaMataDariAngkasa

5. Diskusi Publik Ancaman Rentan Kerusakan Lingkungan di Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

Pendaftaran: https://s.id/DiskusiKerusakanPesisirdanPulauKecil

6. Lokakarya Proyek Data Center dan Tantangan Pengelolaan Sumber Daya Energi dan Air di Batam

Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaProyekDataCenter

7. Diskusi Publik: Just Energy Transition dan Mengapa Transisi Energi Harus Berkeadilan

Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaJustEnergyTransition

8. Lokakarya Merancang Proposal untuk Pendanaan Liputan

Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaProposalLiputan

9. Lokakarya untuk Pers Mahasiswa: Menulis Kritis dan Independen untuk Demokrasi

Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaMembangunPersMahasiswa

11. Gelar Wicara Membaca Buku Reset Indonesia dan Kondisi Kita Hari Ini

Pendaftaran: https://s.id/DiskusiBukuResetIndonesia

Tentang Fesmed
Festival Media (Fesmed) adalah kegiatan tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. Tahun ini AJI Batam dan AJI Tanjungpinang menjadi tuan rumah mengusung nama Fesmed Selat Malaka. Pelaksanaan Fesmed kali ini juga menjadi catatan sejarah pertama kali dilaksanakan di dua kota dan di dua pulau berbeda.

BACA JUGA:   Operasi Pasar Murah, Warga Keluhkan Tak Semua Stand Sediakan Pembayaran Digital

Fesmed bertujuan meningkatkan literasi media kepada masyarakat serta menjadi ajang konsolidasi jaringan masyarakat sipil. Tidak hanya dihadiri jurnalis lokal, panitia juga memboyong perwakilan 40 AJI kota se-Indonesia untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini juga menjadi kolaborasi independen antara masyarakat sipil yang memiliki prinsip dan tujuan sama untuk keberlangsungan demokrasi di tanah air. Selain itu keberadaan media menjadi kekuatan dalam acara, setidaknya terdapat 10 media lokal dan nasional yang menjadi media partner dalam acara tahunan itu.

Tentang AJI Indonesia
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) adalah organisasi profesi jurnalis yang berdiri pada 7 Agustus 1994. AJI lahir dari semangat memperjuangkan kebebasan pers, profesionalisme dan kesejahteraan jurnalis. Hingga kini, AJI tetap aktif melakukan advokasi kebebasan pers, peningkatan kapasitas jurnalis, perlindungan terhadap hak-hak pekerja media, serta perjuangan hak publik atas informasi.

Tentang AJI Kota Batam
AJI Kota Batam berdiri pada 28 November 2008 sebagai bagian dari AJI Indonesia. Organisasi ini aktif memperjuangkan kebebasan pers, meningkatkan kapasitas jurnalis, dan mengembangkan literasi media di wilayah perbatasan. Anggotanya berasal dari Kota Batam dan Kabupaten Karimun.

Tentang AJI Kota Tanjungpinang
AJI Kota Tanjungpinang berdiri pada 12 Agustus 2017 sebagai bagian dari AJI Indonesia. Organisasi ini aktif memperjuangkan kebebasan pers, meningkatkan kompetensi jurnalis, serta mengawal hak publik atas informasi di Kepulauan Riau. Anggotanya berasal dari Kota Tanjungpinang, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kontak Media
Email : publikasifesmed.2026@gmail.com
Mobile : +62 813-7203-5992
Website : https://fesmedselatmalaka.org
Instagram : @fesmedselatmalaka

(*/uly)

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER