Sunday, August 2, 2026
HomeBatamRempang Ceria: Membangun Masa Depan Hinterland Lewat Sekolah Terintegrasi Merah Putih

Rempang Ceria: Membangun Masa Depan Hinterland Lewat Sekolah Terintegrasi Merah Putih

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Senyum dan keceriaan anak-anak mewarnai gelaran kegiatan Rempang Ceria, Minggu (2/8/2026). Sebanyak 202 anak mengikuti berbagai kegiatan perlombaan.

Di antaranya, lomba jalan kelereng, memindahkan air ke dalam wadah, makan kerupuk hingga mewarnai. Kegiatan ini juga dihadiri oleh deretan tokoh penting di wilayah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa situasi masyarakat di kawasan tersebut saat ini berjalan kondusif tanpa kendala.

Kegiatan bertema “Rempang Ceria bersama Sekolah Terintegrasi Merah Putih” ini digelar secara bersempena dengan dua momentum penting nasional.

Yakni Peringatan Hari Anak Nasional pada 23 Juli serta menyambut bulan perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia di bulan Agustus.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin melihat sekaligus memperbaiki kondisi psikologis anak-anak. Sekolah ini didesain untuk merancang masa depan yang cerah bagi generasi muda di wilayah hinterland. Kita harus mendorong mereka agar menjadi anak-anak yang hebat dan berbobot,” ujar Amsakar.

Sekolah Terintegrasi Merah Putih dirancang khusus melayani jenjang pendidikan yang berkelanjutan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Tak hanya itu, sekolah ini mengusung konsep boarding school (sekolah berasrama).

BACA JUGA:   Kembangkan Sayapnya Kursus Bahasa Inggris Premier Language Course Buka Cabang Baru

Seluruh siswa nantinya diwajibkan untuk tinggal di asrama yang telah disediakan. Di dalam kawasan asrama tersebut, para siswa tidak hanya fokus belajar materi akademis, tetapi juga dibina untuk berolahraga serta membangun diskusi-diskusi yang positif.

Amsakar menegaskan bahwa seluruh sarana dan prasarana yang dibangun di sekolah ini menjadi tanggung jawab penuh pihak pemerintah.

Sementara itu, terkait skema pengelolaan lembaga pendidikan ini, Amsakar memastikan bahwa sekolah tidak akan dikelola oleh pihak swasta, melainkan murni oleh pemerintah. Pihaknya akan memfinalisasi secara internal apakah pengelolaan nantinya berada di bawah kewenangan BP Batam atau Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Selain itu, pihak BP Batam akan berkoordinasi dan berdiskusi dengan Kementerian Pendidikan untuk mengkaji pelibatan kementerian/lembaga terkait, baik dalam konteks penyediaan beasiswa maupun tata kelola operasional sekolah.

Atas nama Kepala BP Batam, Amsakar menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tokoh masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan sekolah ini.

Ia menargetkan, apabila pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih ini telah selesai 100%, prosesi peresmiannya direncanakan akan dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (uly)

BACA JUGA:   Buka Kegiatan Karang Pamitran, Jefridin Dorong Pembina Pramuka Tingkatkan Mutu Pendidikan Pramuka Gugus Depan.
spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER