BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Lampu hias bertuliskan “Laluan Madani” di Flyover Jalan Gajah Mada, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selesai diperbaiki. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam telah memasang kembali, Selasa (28/7/2026).
Perbaikan tersebut dilakukan sejak pertengahan Juli 2026 lalu. Lampu tersebut sempat padam dan rusak.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan pemasangan kembali lampu hias itu dilakukan pada Senin, 27 Juli 2026.
“Kami sudah pasang kembali lampu Laluan Madani,” kata Metra, Selasa (28/7/2026).
Diakuinyanproses perbaikan membutuhkan waktu karena sejumlah komponen mengalami kerusakan. Tim teknis tidak mengganti seluruh instalasi, melainkan memperbaiki bagian yang rusak.
Metra mengatakan setiap huruf pada tulisan “Laluan Madani” tersusun dari ratusan titik lampu yang saling terhubung. Karena itu, perbaikan harus dilakukan secara teliti agar sistem pencahayaan kembali berfungsi normal.
“Tidak diganti baru, hanya diperbaiki saja,” ujarnya.
Sebelumnya, jagat media sosial di Kota Batam sempat dihebohkan oleh unggahan seorang warga yang kebingungan melihat ikon tulisan lampu hias “Laluan Madani” di Flyover Jalan Gajah Mada tiba-tiba menghilang.
Dalam video amatir yang beredar, seorang warga merekam kondisi flyover yang kini tampak kosong tanpa papan nama ikonik tersebut.
“Tulisan Laluan Madani hilang. Ke mana perginya? Apakah dimakan rayap besi?,” tulis warga dalam unggahan video tersebut sembari menunjukkan kerangka kosong di atas jembatan layang.
Menanggapi keresahan dan pertanyaan dari masyarakat, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam langsung memberikan klarifikasi resmi. Pihak dinas membagikan video proses pelepasan lampu hias tersebut yang dilakukan secara aman menggunakan alat berat.
Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam, Metra Dinata menegaskan bahwa tulisan tersebut sengaja diturunkan oleh petugas untuk keperluan perawatan, bukan karena dicuri oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Ya, lagi diperbaiki, bukan dimaling. Nanti setelah diperbaiki akan disetting lagi di tempat semula,” ujarnya meluruskan informasi yang simpang siur di media sosial.
Melalui postingan resminya, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam juga mengeluarkan imbauan tertulis kepada seluruh masyarakat pengguna jalan:
“Kepada seluruh masyarakat Kota Batam, kami informasikan bahwa Lampu Hias Tulisan ‘LALUAN MADANI’ yang berada di Flyover Jalan Gajah Mada saat ini sedang dalam proses perbaikan dan pemeliharaan oleh Tim Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam.
Selama proses pekerjaan berlangsung, tampilan lampu hias mungkin belum berfungsi secara optimal. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan.
Perbaikan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Batam dalam menjaga keindahan kota, keselamatan, serta kenyamanan fasilitas publik agar dapat kembali berfungsi dengan baik. Terima kasih atas pengertian, dukungan, dan kerja sama seluruh masyarakat.”
Saat ini, proses perbaikan ornamen lampu berwarna-warni tersebut tengah digesa oleh tim teknis agar ikon kebanggaan masyarakat Batam itu bisa segera mempesona kembali di malam hari. Warga pun diminta untuk tidak panik dan tetap berkendara dengan mengutamakan keselamatan. (uly)










