BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memilih menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui jalur reguler bersama istri dan ratusan jamaah lainnya. Keputusan ini diambil sebagai bentuk keinginannya untuk membaur dan merasakan langsung perjuangan masyarakat selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Amsakar mengungkapkan bahwa keberangkatannya bukan melalui fasilitas khusus, melainkan hasil dari tabungan pribadi yang ia kumpulkan selama 20 hingga 25 tahun sejak masih menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi.
“Saya ingin menjalani ibadah haji secara reguler agar dapat membaur dan merasakan perjuangan bersama masyarakat. Ini hasil tabungan sejak 20 hingga 25 tahun lalu,” ujarnya.
Ia dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 21 Mei 2026 dan kembali pada 30 Juni 2026, dengan total masa ibadah sekitar 40 hari. Amsakar menyebut pelaksanaan haji kali ini akan lebih fokus, meskipun sempat mempertimbangkan penyesuaian jadwal karena beban tugas sebagai kepala daerah.
“Jika dimungkinkan schedulenya bisa lebih dulu karena pertimbangan beban tugas, tapi belum dapat dipastikan. Saya memang ingin haji yang sekali ini sebagaimana biasa, tanpa tambahan layanan plus,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan saat melepas 642 Jamaah Calon Haji Kota Batam di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Centre, Kamis (16/4/2026). Namun, jumlah jamaah yang dipastikan berangkat tercatat sebanyak 641 orang.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga memberikan sejumlah pesan kepada para jamaah. Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental, mengingat kesempatan berhaji bisa jadi hanya datang sekali dalam 20 hingga 25 tahun.
Selain itu, ia mengingatkan agar para jamaah menjaga kekompakan dan saling membantu selama berada di Tanah Suci, terutama jika ada di antara mereka yang mengalami kesulitan.
“Jaga kebersamaan, saling memperkuat, dan ikuti seluruh rukun, syarat, serta fardu haji dengan baik. Jangan sampai ada yang tercecer,” katanya.
Amsakar juga mengimbau jamaah untuk mematuhi arahan petugas penyelenggara dan ketua rombongan, serta menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah. Ia turut meminta doa terbaik dari para jamaah untuk Kota Batam.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Batam, Syahbudi, menyampaikan bahwa jamaah Batam tergabung dalam Kloter 25 bersama Wali Kota Batam. Ia menjelaskan bahwa puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah, dijadwalkan berlangsung pada 9 Zulhijah yang bertepatan dengan 26 Mei 2026.
“Kloter 25 akan membersamai Wali Kota Batam. Insyaallah seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan dapat menjalankan ibadah dengan lancar,” ujarnya.
Keikutsertaan Amsakar dalam haji reguler ini menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan warganya, sekaligus menunjukkan komitmen untuk menjalankan ibadah dengan cara yang sederhana dan penuh kebersamaan. (uly)







