Friday, April 17, 2026
HomeBatamSolidaritas Batam untuk Sumatra, Bantuan Kemanusiaan Tembus Rp13,8 Miliar

Solidaritas Batam untuk Sumatra, Bantuan Kemanusiaan Tembus Rp13,8 Miliar

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Kepedulian sosial warga dan dunia usaha di Kota Batam terhadap korban bencana alam di Sumatra kembali menunjukkan kekuatannya.

Bantuan kemanusiaan yang dihimpun Pemerintah Kota Batam untuk korban bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) telah mencapai nilai signifikan, dengan total bantuan tunai menembus Rp13,8 miliar, belum termasuk bantuan logistik.

Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong berbagai elemen, mulai dari masyarakat umum, badan usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga pemerintah daerah. Donasi masyarakat Kota Batam tercatat sebesar Rp4.714.230.409.

Dari sektor BUMN, PT PLN memberikan bantuan dana Rp1,5 miliar serta bantuan logistik senilai Rp1 miliar. Pemerintah Kota Batam melalui APBD juga mengalokasikan bantuan sebesar Rp7,5 miliar, sementara IKAPSU turut menyumbang Rp100 juta.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menilai besarnya partisipasi ini mencerminkan tingginya kepedulian sosial masyarakat Batam. Ia menyebut capaian tersebut sebagai bentuk solidaritas sosial tertinggi yang pernah terjadi selama masa kepemimpinannya di pemerintahan.

“Untuk ukuran Kota Batam, ini adalah partisipasi sosial paling tinggi. Nilainya sudah mencapai Rp13,8 miliar, dan itu belum termasuk bantuan barang yang jumlahnya juga cukup besar,” ujar Amsakar, Selasa (6/1/2026).

BACA JUGA:   Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam

Selain bantuan tunai, pengiriman bantuan logistik juga terus dilakukan. Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) telah menyalurkan tujuh truk bantuan barang ke wilayah terdampak. PLN turut mendukung dengan bantuan logistik senilai Rp1 miliar. Sejumlah organisasi lain seperti PSMTI serta beberapa partai politik juga mengirimkan paket bantuan ke daerah bencana.

Menurut Amsakar, esensi dari bantuan ini tidak semata diukur dari nilai materi, melainkan dari kuatnya solidaritas lintas latar belakang yang tumbuh di tengah masyarakat Batam. Ia menekankan bahwa rasa kebangsaan dan kemanusiaan justru diuji saat masyarakat dihadapkan pada bencana.

“Spirit kebangsaan dibangun dari solidaritas. Di Batam, solidaritas sosial itu tumbuh dengan sangat baik. Harapannya, bantuan ini bisa membantu mempercepat pemulihan saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar agar dapat kembali menjalani aktivitas secara normal,” katanya.

Penghimpunan dan penyaluran bantuan ini menjadi bukti bahwa Batam tidak hanya bergerak sebagai pusat ekonomi dan industri, tetapi juga sebagai kota dengan kepedulian sosial yang kuat ketika daerah lain membutuhkan uluran tangan. (uly)

BACA JUGA:   Momentum Cap Go Meh 2026, Li Claudia Ajak Masyarakat Menjaga Kelestarian Alam
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER