Thursday, April 16, 2026
HomeBatamMahasiswa dan Ojol Gelar Aksi Seribu Lilin di Batam, Kamaluddin : Ini...

Mahasiswa dan Ojol Gelar Aksi Seribu Lilin di Batam, Kamaluddin : Ini Wujud Cinta Tanah Air

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Suasana haru menyelimuti Dataran Engku Putri, Batam Center, Rabu (3/9/2025) malam. Ribuan lilin yang menyala serentak menerangi wajah-wajah mahasiswa dan pengemudi ojek online (ojol) yang hadir dalam aksi seribu lilin dan doa bersama.

Kegiatan ini digelar sebagai wujud kepedulian serta doa untuk kedamaian bangsa, sekaligus mengenang para korban yang gugur dalam aksi unjuk rasa beberapa hari lalu.

Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, ikut hadir dan larut dalam suasana penuh khidmat itu. Dengan sarung dan pakaian sederhana, Kamaluddin duduk bersila bersama peserta, menundukkan kepala, dan memanjatkan doa bersama.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya langkah mahasiswa dan para pengemudi ojol yang menginisiasi kegiatan ini. Ini wujud nyata kepedulian dan cinta terhadap bangsa,” ujarnya usai doa bersama.

Ia menegaskan, menjaga kedamaian dan keutuhan bangsa merupakan tanggung jawab seluruh anak bangsa.

“Negara ini dibangun dengan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Tugas kita sekarang adalah merawatnya dengan kebersamaan dan sikap saling menghormati,” kata Kamaluddin.

BACA JUGA:   19 KK Asal Rempang Telah Menempati Hunian Baru di Tanjung Banun

Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada mahasiswa, para pengemudi ojol, serta seluruh elemen masyarakat Kota Batam yang dinilainya telah memiliki kesadaran tinggi menjaga Batam tetap kondusif.

“Batam ini rumah kita bersama, dan kitalah yang harus menjaganya,” tutur Politisi Nasdem ini.

Selain Ketua DPRD, hadir pula Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bentuk dukungan moral dan pesan perdamaian bagi masyarakat.

Rangkaian acara dimulai dengan penyalaan lilin serentak yang kemudian dilanjutkan doa bersama untuk para korban unjuk rasa. Suasana syahdu menyelimuti lapangan; mahasiswa dan pengemudi ojol tampak memegang lilin dengan penuh haru.

Seorang mahasiswa menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir murni dari solidaritas.

“Kami ingin Batam menjadi contoh kota yang damai. Kami juga ingin menunjukkan bahwa mahasiswa dan masyarakat bisa bersatu untuk tujuan mulia,” katanya.

Aksi seribu lilin ini diharapkan tidak sekadar simbol, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antara masyarakat, mahasiswa, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.

BACA JUGA:   Kick Off Pelatihan Calon Transmigran Rempang Eco-City: Bangun Peradaban, Ciptakan Pusat Ekonomi Baru

Pesan perdamaian yang digaungkan malam itu diharapkan terus bergema, bukan hanya di Batam, melainkan juga ke seluruh penjuru negeri. (uly)

spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER