Friday, April 17, 2026
HomeBatamERB 2025 Sasar Lima Pulau di Kepri, Ini Jadwal Edukasi dan Penukaran...

ERB 2025 Sasar Lima Pulau di Kepri, Ini Jadwal Edukasi dan Penukaran Uang

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) tahun 2025 di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil). Menjangkau lima pulau di Provinsi Kepulauan Riau selama sepekan, mulai 22 hingga 28 Juli 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen menjaga kedaulatan ekonomi nasional melalui penyediaan uang Rupiah layak edar serta edukasi kepada masyarakat tentang cinta, bangga, dan paham (CBP) Rupiah.

Berikut rangkaian jadwal kegiatan ERB 2025 di Kepri:

-23 Juli 2025 – Pulau Tarempa

Edukasi CBP Rupiah di Aula Camat Siantan

Penukaran uang Rupiah kepada masyarakat

-24 Juli 2025 – Pulau Midai

Edukasi CBP Rupiah di Aula Camat Midai

Penukaran uang kepada masyarakat

-25 Juli 2025 – Pulau Subi Besar

Edukasi CBP Rupiah di Aula Camat Subi

Penukaran uang kepada masyarakat

-26 Juli 2025 – Pulau Tambelan Besar

Edukasi CBP Rupiah di Aula Camat Tambelan

Penukaran uang kepada masyarakat

BACA JUGA:   Serap Aspirasi Pelaku Usaha KEK, Sekretaris Anggota Wantimpres Sambangi BP Batam

-27 Juli 2025 – Pulau Dabo Singkep

Edukasi CBP Rupiah di Aula Camat Singkep

Penukaran uang kepada masyarakat

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto mengatakan melalui kegiatan ini, BI membawa serta uang Rupiah senilai Rp13 miliar untuk melayani penukaran uang tidak layak edar dengan uang baru bagi warga di pulau-pulau tersebut.

Tidak hanya itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memperlakukan Rupiah dengan baik—tidak melipat, menyobek, atau menstaples uang kertas.

Kegiatan ERB 2025 di Kepri diawali dengan pelepasan resmi KRI Hasan Basri-382 dari Pelabuhan Batu Ampar, Batam, oleh Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, M. Anwar Bashori.

Bank Indonesia menegaskan bahwa ekspedisi ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi nasional menjaga eksistensi Rupiah di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar yang rawan terhadap penggunaan mata uang asing. (uly)

spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER