Sunday, May 31, 2026
HomeBatamKadin Kepri Sebut Tarif Trump Ancaman Serius Bagi Industri Solar Panel

Kadin Kepri Sebut Tarif Trump Ancaman Serius Bagi Industri Solar Panel

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri Achmad Ma’ruf Maulana mengatakan Tarif Trump merupakan ancaman serius bagi pengembangan industri solar panel di Batam.

“Ini ancaman serius buat 26 perusahaan yang produksi manufaktur solar panel di Batam,” katanya di Batam, Rabu (9/4/2025).

Diakuinya khusus untuk solar panel, Indonesia dikenakan Tarif Trump sebesar 32%. Namun hal tersebut tak berlaku buat Malaysia, yang hanya dikenakan tarif sebesar 6,43%.

Ma’ruf khawatir dengan perbedaan yang sangat besar ini, investor pasti akan memilih Malaysia sebagai lokasi investasinya, apalagi yang orientasi ekspornya ke Amerika Serikat.

“Kalau tidak ada solusi, maka bisa terjadi PHK besar-besaran. Satu perusahaan solar panel itu bisa mempekerjakan 300-500 pekerja,” ujar Makruf.

Sedangkan di Batam, lanjut dia, ada sebanyak 26 perusahaan solar panel, sehingga jumlah pekerjanya menembus 10.000 orang.

“Banyak orang terancam jadi pengangguran. Kami berharap pemerintah lakukan lobi ke Amerika mengingat Batam tidak mengenakan biaya masuk dari negara manapun termasuk Amerika,” ujarnya.

BACA JUGA:   Sekda Jefridin Buka Dialog Interaktif Strategi Hilirisasi Pasar Ekspor Sarang Burung Walet

Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad belum bisa berkomentar banyak terkait polemik Tarif Trump.

“Saya akan segera mempertemukan para pelaku usaha di daerah, seperti Kadin, Apindo, REI, shipyard, HKI dan lainnya. Kita akan persiapkan pertemuan dari pelaku usaha untuk mencari jalan keluar terbaik,” ujarnya. (uly)

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER