BATAMSTRAITS.COM, Jakarta – Amber Heard turut mengungkapkan dukungan kepada Blake Lively di tengah konflik dengan Justin Baldoni. Ia menyatakan bahwa media sosial merupakan sarana penyebaran kebohongan dan mengakui mengalami hal tersebut secara langsung.
Lively menuding Baldoni, sutradara dan lawan mainnya di It Ends With Us, melakukan pelecehan seksual dan kampanye fitnah di media sosial.
“Media sosial adalah personifikasi mutlak dari pepatah klasik ‘Kebohongan menyebar ke belahan dunia lain sebelum kebenaran dapat menguasainya,'” kata Heard dalam pernyataannya kepada NBC News.
“Saya melihat ini secara langsung dan dari dekat. “Ini mengerikan sekaligus merusak,” tuturnya.
Komentar Heard berkaitan dengan kasus hukum yang menyeret namanya dan mantan suaminya, aktor Johnny Depp.
Keduanya menggunakan manajer krisis PR yang sama, Melissa Nathan, selama persidangan hukum mereka.
Nathan juga dipekerjakan oleh Baldoni.
Lively menuding Baldoni “memanipulasi percakapan sosial untuk mendiskreditkan dan ‘mengubur’ Lively sebagai balasan atas pelaporan kekhawatirannya tentang pelecehan dan perilaku tidak aman selama produksi film.”
“Hal itu dengan harapan untuk menghalangi Lively agar tidak mengungkapkan kekhawatiran yang sama kepada publik. Kampanye ini telah [menghancurkan] Lively, termasuk dengan menyebabkan kerugian besar bagi Lively, keluarganya, serta bisnisnya dan semua orang yang bekerja di masing-masing bisnis tersebut,” bunyi tuduhan itu.
Pengacara Baldoni menyatakan bahwa tuduhan Lively “benar-benar salah” dan “upaya putus asa untuk ‘memperbaiki’ reputasinya yang negatif.”
Lively mengajukan keluhan ke California Civil Rights Department beberapa bulan setelah muncul rumor konflik di lokasi syuting. (*)







