BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam mencatat realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 1,71 triliun. Melampaui dari target 2024 yakni Rp 7 miliar.
Kepala DPM-PTSP Kota Batam, Reza Khadafi menilai hal ini menunjukkan optimisme yang menggembirakan di triwulan I tahun 2024. Menunjukkan tingginya minat investor untuk menanamkan modal di Batam.
“Hal ini tak lepas dari kemudahan perizinan yang ditawarkan oleh Pemko Batam,” ujar Reza, Kamis (27/6/2024)
Diakuinya, keberhasilan tersebut dampak positif dari sistem online terintegrasi dengan OSS RBH dan kemudahan proses perizinan. Mulai dari kategori risiko menengah rendah hingga menengah atas, menjadi daya tarik utama bagi para investor.
“Rata-rata PMDN di Batam bergerak di sektor menengah rendah dengan nilai di bawah Rp 5 miliar. Proses perizinannya mudah dan bisa diakses dalam hitungan jam, sehingga investor bisa segera memulai usahanya,” tutur Pria mantan Kasatpol PP ini.
Data menunjukkan sektor terbesar PMDN adalah perumahan dan kawasan industri, yang menunjukkan kebangkitan sektor tersebut dibandingkan tahun sebelumnya.
“Sektor industri di Batam mulai menggeliat kembali,” kata Reza.
Selain itu, sektor perumahan dan properti juga menunjukkan pertumbuhan yang positif, sejalan dengan naiknya pendapatan daerah dari BPHTB.
Kemudahan investasi dan sistem online yang terkoneksi menjadi nilai tambah bagi Batam, menjadikan kota ini tujuan investasi yang menarik.
“Kami terus melakukan promosi dan menawarkan kemudahan investasi, sehingga investor memiliki banyak pilihan untuk menanamkan modal mereka di Batam,” katanya. (uly)










