Tuesday, September 22, 2026
HomeKepriRapimprov Kadin Kepri 2026 Digelar 24 September, Konsolidasikan Agenda Strategis Lima Tahun

Rapimprov Kadin Kepri 2026 Digelar 24 September, Konsolidasikan Agenda Strategis Lima Tahun

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau akan menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Kepri Tahun 2026 pada Kamis (24/9/2026) di Harris Hotel Batam Centre.

Mengusung tema “Dari Amanah Menuju Aksi: Memperkuat Peran Strategis Kadin dalam Mendorong Ekonomi Kepri yang Inklusif, Berdaya Saing dan Berorientasi Global”.

Rapimprov tersebut menjadi momentum awal konsolidasi kepengurusan Kadin Kepri masa bakti 2026–2031 sekaligus menyusun langkah dan menetapkan agenda strategis organisasi untuk lima tahun ke depan.

Ketua Umum Kadin Provinsi Kepri, Ir. Mustava, ST., MM., IPU, menegaskan Rapimprov tidak boleh sekadar menjadi forum rutin organisasi. Menurutnya, forum tersebut harus menghasilkan arah kerja yang konkret dan dapat ditindaklanjuti.

“Rapimprov ini merupakan salah satu forum awal bagi kepengurusan Kadin Kepri Masa Bakti 2026–2031 untuk menyatukan langkah dan menyusun agenda strategis organisasi. Kita ingin amanah organisasi diterjemahkan menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi dunia usaha dan perekonomian Kepri,” ujar Mustava.

Mustava juga menekankan agar seluruh program kerja Wakil Ketua Umum, Ketua Komite Tetap, dan perangkat organisasi Kadin Kepri disusun dengan pendekatan berbasis target dan indikator kinerja.

BACA JUGA:   273 Reklame di Batam Terbongkar, Jefridin Ingatkan Pengusaha Segera Inisiatif Bongkar Sendiri

Setiap program, kata dia, wajib memiliki lead sector, bidang pendukung, mitra strategis, target, serta Key Performance Indicator (KPI) yang jelas.

“Tidak cukup hanya mencantumkan kegiatan. Harus jelas siapa lead sectornya, siapa supporting-nya, siapa mitra strategisnya, apa targetnya dan bagaimana keberhasilannya diukur melalui KPI,” tegasnya.

Menurut Mustava, pendekatan tersebut diperlukan agar seluruh bidang di lingkungan Kadin Kepri dapat bergerak secara terintegrasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Sinergi lintas bidang nantinya diarahkan untuk menjawab berbagai agenda strategis daerah, mulai dari investasi, industrialisasi, perdagangan, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), infrastruktur, kemaritiman, ekonomi digital, ekonomi hijau, hingga peningkatan daya saing dunia usaha.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Rapimprov Kadin Kepri 2026, H. Deni Aslan, ST, menyampaikan Rapimprov Kadin Kepri 2026 akan dilaksanakan, Kamis (24/9/2026) bertempat di Harris Hotel Batam Centre.

Rapimprov akan diikuti oleh Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, Dewan Pengurus Kadin Kepri, serta Kadin Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau.

“Rapimprov ini kita persiapkan sebagai forum konsolidasi yang produktif. Kita ingin seluruh unsur Kadin di Kepri dapat menyampaikan gagasan, pokok-pokok pikiran dan agenda strategis yang nantinya dapat diterjemahkan menjadi program kerja yang konkret dan dapat ditindaklanjuti,” kata Deni.

BACA JUGA:   Anyaman Eceng Gondok Isna: Dari Gulma Jadi Produk Bernilai Ekspor

Deni menjelaskan, Rapimprov Kadin Kepri 2026 juga menjadi bagian dari pelaksanaan Rapimprov Kadin secara serentak di seluruh provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut bertepatan dengan HUT Kadin Indonesia ke-58.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie dijadwalkan memberikan sambutan melalui format hybrid.

Momentum ini diharapkan semakin memperkuat hubungan dan konsolidasi antara Kadin di daerah dengan Kadin Indonesia.

Melalui Rapimprov 2026, Kadin Kepri menargetkan terbentuknya kesamaan visi dan langkah seluruh jajaran organisasi dalam menjalankan kepengurusan masa bakti 2026–2031.

“Dari amanah menuju aksi bukan sekadar tema. Ini menjadi semangat kerja kepengurusan Kadin Kepri untuk lima tahun ke depan. Kita ingin Kadin hadir sebagai rumah bersama dunia usaha sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, meningkatkan investasi, memperkuat industri dan perdagangan, serta mendorong ekonomi Kepri yang semakin inklusif, berdaya saing dan berorientasi global,” kata Mustava. (uly)

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER