Tuesday, July 14, 2026
HomeBatamLANURI Diluncurkan, BPJS Kesehatan Perkuat Akses Layanan JKN hingga Ujung Negeri

LANURI Diluncurkan, BPJS Kesehatan Perkuat Akses Layanan JKN hingga Ujung Negeri

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – BPJS Kesehatan terus memperluas akses layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan layanan digital Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) serta layanan jemput bola BPJS Keliling, yang menjadi bagian dari implementasi Layanan Ujung Negeri (LANURI) .

Sebagai penyelenggara Program JKN, BPJS Kesehatan berkomitmen menghadirkan layanan yang mudah dijangkau masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses.

VIOLA merupakan kanal layanan tanpa tatap muka berbasis video conference yang menghubungkan masyarakat dengan petugas BPJS Kesehatan secara real time. Melalui layanan ini, peserta dapat mengurus administrasi kepesertaan JKN, memperoleh informasi, hingga menyampaikan pengaduan.

Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah 3T untuk memfasilitasi layanan video conference di puskesmas, kantor desa, kelurahan, kecamatan, sekolah, maupun lokasi lainnya.

Selama periode Januari–Mei 2026, VIOLA telah dimanfaatkan sebanyak 218.729 kali. Pelaksanaan layanan paling banyak dilakukan di puskesmas, sementara jenis layanan yang paling sering dimanfaatkan adalah layanan informasi dan perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Adapun kelompok peserta yang paling banyak menggunakan layanan ini adalah peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

BACA JUGA:   GasKita Hadir di Batu Aji: 171 Rumah di Rosinton Raya Kini Gunakan Gas PGN

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan bahwa belum semua wilayah di Indonesia dapat mengadopsi layanan digital secara optimal.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan jaringan komunikasi dan data, tantangan geografis, serta belum meratanya literasi digital masyarakat.

Karena itu, selain mengembangkan layanan digital, BPJS Kesehatan juga mengoptimalkan layanan jemput bola melalui BPJS Keliling. Layanan tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh informasi, mengurus administrasi kepesertaan, hingga menyampaikan pengaduan terkait Program JKN.

“Optimalisasi VIOLA dan BPJS Keliling tersebut merupakan wujud implementasi Layanan Ujung Negeri (LANURI), salah satu dari Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. Hari ini kita laksanakan LANURI serentak di 558 titik kabupaten/kota se-Indonesia, dengan melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Dari 558 titik tersebut, sebanyak 179 titik menyediakan layanan BPJS Keliling, sementara 379 titik lainnya menghadirkan layanan VIOLA. Harapan kami, LANURI dapat memudahkan akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil atau aksesnya terbatas karena kondisi geografis,” ujar Pujo yang didampingi Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, dalam acara Launching LANURI dan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi, Senin (13/7/2026).

Pada kesempatan yang sama, Pujo juga mengungkapkan bahwa capaian Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan telah mencapai 91,53 persen.

BACA JUGA:   BMKG Batam Prediksi Hujan Lebat dan Petir Sampai Minggu Besok

Program tersebut terdiri atas empat Program Customer Centric dan empat Program Collaborative. Program Customer Centric dirancang untuk menjawab kebutuhan fundamental peserta JKN berdasarkan aspirasi masyarakat, sedangkan Program Collaborative dikembangkan melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas jangkauan layanan terintegrasi.

“Beberapa program utama yang telah tercapai antara lain JKN 3T, melalui kerja sama dengan kapal bantu rumah sakit dan pengiriman tenaga kesehatan ke daerah 3T; P-Care MBG, yang memastikan petugas SPPG menjadi peserta JKN serta kesehatan dan tumbuh kembang siswa penerima MBG dapat dipantau; serta Eliminasi Inefisiensi, melalui intelligence claim untuk meningkatkan efisiensi biaya JKN sekaligus mencegah, mendeteksi, dan menangani perilaku inefisiensi termasuk potensi fraud. Ada pula sejumlah poin yang masih terus berproses bersama pemangku kepentingan terkait,” jelasnya.

Inisiatif BPJS Kesehatan tersebut mendapat apresiasi dari Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus. Menurutnya, kehadiran VIOLA dan BPJS Keliling menjadi terobosan penting dalam mendekatkan layanan administrasi JKN kepada masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan transportasi maupun infrastruktur digital.

“Kementerian Koperasi menyambut baik kolaborasi ini, mengingat jaringan Koperasi Desa Merah Putih tersebar hingga tingkat desa dan kecamatan di seluruh Indonesia serta memiliki akses internet yang dapat mendukung penyelenggaraan VIOLA maupun BPJS Keliling. Kami akan mendorong jajaran pengurus koperasi di daerah 3T untuk mendukung pelaksanaan LANURI sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

BACA JUGA:   Pemko Batam Berikan Bonus Kepada Olahragawan Berprestasi di Kota Batam

Dukungan serupa disampaikan Kepala Pusat Kesehatan TNI, dr. Hadi Juanda. Ia menilai pemerataan layanan kesehatan masih menjadi tantangan besar di wilayah 3T yang menghadapi keterbatasan akses, infrastruktur, dan sumber daya manusia.

Menurut Hadi, jaringan pelayanan kesehatan TNI yang tersebar di berbagai daerah dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan LANURI, mulai dari mobilisasi tenaga kesehatan ke wilayah terpencil, pemanfaatan fasilitas kesehatan TNI sebagai titik layanan tambahan, hingga pengoperasian kapal rumah sakit untuk menjangkau pulau-pulau terpencil.

“Termasuk dengan mengerahkan sekitar 76.000 personel Babinsa yang tersebar di Indonesia,” ujarnya.

Versi ini sudah menggunakan gaya berita media arus utama dengan alur yang lebih kuat: diawali lead yang menonjolkan nilai berita, diikuti data utama, penjelasan program, capaian, dan dukungan dari para pemangku kepentingan. Jika diinginkan, saya juga bisa mengubahnya menjadi gaya berita ekonomi, kesehatan, atau rilis pers yang lebih formal. (uly)

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER