BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Kepulauan Riau (Kepri) kembali mencatat prestasi di ajang nasional. Dewi Aulia resmi dinobatkan sebagai Miss Grand Kepulauan Riau 2025 dan akan melaju ke Grand Final Miss Grand Indonesia 2025 di Jakarta.
Mahasiswi hukum internasional di Universitas Pelita Harapan ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kepemudaan. Dewi berkomitmen menjadikan panggung Miss Grand sebagai sarana menyuarakan perdamaian serta memperkenalkan potensi besar Kepulauan Riau di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya ingin menginspirasi generasi muda, khususnya perempuan, agar berani mengambil peran aktif membangun bangsa. Kepri memiliki kekayaan alam, budaya, dan peluang besar untuk menjadi pusat kemajuan,” ujar Dewi, dalam Press Conference di Aglow Hotel Harbourbay, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (15/8/2025) malam.
Menjelang kompetisi ini, Dewi sedang mempersiapkan mental, fisik dan wawasan pengetahuannya. Didalam kompetisi ini, ia tidak mempresentasekan dirinya, melainkan wilayah Kepri.
“Saya akan meningkatkan wawasan saya dengan isu-isu yang lagi berkembang saat ini. Saya akan menyuarakan hal-hal yang saya ingin sampaikan di kancah nasional. Wawasan saya harus lebih tajam, care dan peduli di sekitar saya,” katanya.
Ia juga berharap bisa memberikan yang terbaik untuk Kepri. Dirinya akan berlatih sebaik mungkin untuk mengikuti kompetisi Miss Grand Indonesia.
“Mohon doa restu dan dukungannya,” tutur anak ketiga dari tujuh bersaudara ini.
Head Of Organizing Committee Miss Grand Kepulauan Riau, Rifyal Lamani mengatakan ada beberapa persiapan untuk kompetisi ini. Pihaknya sudah menyediakan kelas Public Speaking, olahraga yang teratur dan menjaga pola makan Dewi Aulia sehingga tidak mengganggu kesehatannya.
Tak hanya itu, pihaknya juga sudah menyiapkan kelas Cat Walk, desiner dan fotografer untuk mendukung penampilan Dewi Aulia.
“Aulia pernah ikut lomba sampai ke China tahun 2023. Jadi mentalnya sudah cukup kuat. Menurut saya dia Fighting Fighter,” kata Rifyal.

Ia melanjutkan, dalam kompetisi ini Dewi Aulia nantinya akan ada juga lomba menyanyi. Direncanakan Dewi akan menyanyikan lagu Melayu, dan pihaknya juga sidah menyiapkan waktu khusus untuk Dewi latihan bernyanyi.
“Dalam kompetisi ini, pasti ada voting. Tapi teknisnya belum tahu seperti apa. Jadi kami berharap untuk seluruh warga Kepri mohon doa dan dukungannya. Aulia maju untuk Kepri,” katanya.
Ditempat yang sama, Ayah Dewi Aulia, Akhmad Rosano mengaku, anaknya Dewi Aulia merupakan anak yang berbakat. Sejak sekolah dirinya selalu menorehkan berbagai prestasi. Bahkan, sejak kecil Dewi Aulia doyan dibelikan mahkota.
“Saya titip pesan sama Dewi Aulia, jangan lelah bawa nama Kepri di kancah nasioanl ataupun internasional. Insya Allah, saat masuk Final saya akan kesana bersama keluarga untuk mendampingi,” kata Rosano.
Rosano mengatakan dari bangku SMP, sudah berkecimpung didunia modeling. Namun tidak masuk agensi, sampai pada akhirnya Dewi Aulia direkrut oleh sebuah yayasan.

Kepulauan Riau sendiri merupakan provinsi strategis dengan potensi pariwisata bahari, industri maritim, serta peluang investasi global berkat letaknya yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia. Melalui partisipasi Dewi Aulia, potensi ini diharapkan semakin dikenal luas.
Miss Grand Indonesia merupakan ajang bergengsi dengan tagline “Beauty of Peace”, yang mendorong perempuan muda Indonesia tampil sebagai agen perubahan sosial dan perdamaian dunia.
Seperti diketahui Dewi Aulia, alumni siswi SMK Negeri 2 Batam yang juga pernah mewakili Indonesia dan mempromosikan Batam di ajang Miss Tourism World 2023 yang digelar di Beijing, Tiongkok, pada 7 Desember 2023 lalu.
Dewi Aulia merupakan 2nd Runner Up Putri Kebudayaan Nusantara 2023, sebuah kontes kecantikan yang mengangkat tema budaya dan pariwisata Indonesia. (uly)







