BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar rapat paripurna, Selasa (24/9/2024). Adapun agendanya Pengumuman dan Penetapan Ulang Calon Pimpinan Defenitif DPRD Kota Batam masa jabatan 2024-2029.
Rapat yang dimulai sekira pukul 14.30 WIB ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Batam Sementara, Asnawati Atiq. Dihadiri oleh Wakil Ketua Sementara, Muhammad Rudi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid.
Paripurna ini dihadiri sebanyak 36 anggota dewan dan yang tidak hadir sebanyak 14 anggota dewan. Dalam rapat penetapan ulang ini, posisi Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Sementara, yang tadinya adalah Yunus Muda digantikan kepada Hendra Asman.
“Pertama Fraksi Nasdem, Muhammad Kamalludin Calon Ketua. Kedua Partai Gerindra, Aweng Kurniawan Wakil Ketua 1. Ketiga, Fraksi PDI Perjuangan masih kosong. Keempat Partai Golkar, Hendra Asman, Wakil Ketua 3,” ujar Asnawati sembari menanyakan kepada anggota Dewan apakah disetujui.
Pantauan dilokasi, seluruh anggota Dewan tampak setuju. Kemudian Asnawati mengetok palu sebanyak 1 kali. Selanjutnya Asnawati menyebutkan bahwa pelantikan dilakukan Rabu (25/9/2024) mendatang.
Sebelum disetujui, Seorang Anggota DPRD Kota Batam, Surya Makmur Nasution meminta kepada Asnawati agar menimbang kembali waktu pelaksanaan pelantikan. Pasalnya nama-nama Ketua dan Wakil Ketua Defenitif DPRD Kota Batam baru ditetapkan.
“Pelantikan harus melibatkan pengadilan. Jadi bisa dipertimbangkan kembali,” kata Surya dikursinya.
Asnawati mengaku bahwa pelantikan sudah diagendakan esok hari pukul 14.00 WIB. Kemudian seluruh peserta paripurna menyetujuinya dan akhirnya palu diketok sebanyak 3 kali sebagai tanda penutup paripurna.
Setelah paripurna, Asna menyebutkan pergantian nama calon pimpinan definitif merupakan hal yang biasa terjadi sebelum akhirnya pelantikan pimpinan dilaksanakan.
“Tidak ada alasan yang disampaikan kenapa Golkar ganti nama untuk calon wakil ketua III, dan itu wewenang dari partai, kami cuma membacakan saja. Tidak ada penjelasan secara rinci. Itu hal biasa (pergantian nama calon pimpinan definitif),” ujarnya saat di konfirmasi.
Asnawati menambahkan hingga saat PDIP yang mendapatkan suara terbanyak ketiga dalam Pemilu lalu belum menyampaikan nama anggota dewan yang diusul untuk menjadi wakil ketua II DPRD Kota Batam.
“Kalau PDI memang masih sama, mereka agak lambat menyampaikan siapa pimpinan yang mereka ajukan. Nanti PDI dilantik sendiri, dan itu bisa. Jadi nanti yang kita lantik 3 (pimpinan) dulu,” ujar dia.
Pihaknya menargetkan pelantikan pimpinan definitif DRPD Kota Batam periode 2024-2029 dapat terlaksana sebelum memasuki bulan Oktober agar pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) bisa berjalan.
“Kalau tidak dilaksanakan itu di bulan Oktober, maka kelengkapan DPRD agak terlambat, mengganggu kerja juga
AKD-AKD itu akan kita lengkapi,” ujar Asnawati. (uly)










