Monday, April 27, 2026
HomeBatamAksi Hari Bumi di Tanjung Uma Angkut 1,7 Ton Limbah

Aksi Hari Bumi di Tanjung Uma Angkut 1,7 Ton Limbah

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Peringatan Hari Bumi 2026 di Kota Batam diwarnai aksi nyata kepedulian lingkungan melalui kegiatan bersih pantai di kawasan pesisir RW 2 Tanjung Uma, Sabtu (25/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1,7 ton sampah berhasil dikumpulkan dari tiga titik pantai.

Aksi bersih pantai ini digelar oleh PT Batam On Global Group bersama sejumlah komunitas, mahasiswa, dan elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor dalam merespons persoalan sampah yang masih membayangi kawasan pesisir.

Project Executive PT Batam On Global Group, Winda Sari, mengungkapkan bahwa jumlah sampah yang terkumpul menunjukkan masih tingginya tingkat pencemaran di wilayah pantai.

“Dari kegiatan clean up hari ini, total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar 1,7 ton dari tiga titik pantai di Tanjung Uma,” jelasnya.

Menurutnya, banyaknya sampah yang ditemukan menjadi perhatian serius sekaligus pengingat pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan pesisir yang padat aktivitas.

Tak hanya aksi bersih pantai, rangkaian kegiatan Hari Bumi juga diisi dengan workshop pengolahan sampah plastik yang melibatkan mahasiswa. Dalam kegiatan ini, peserta diajarkan mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai guna, seperti gantungan kunci.

BACA JUGA:   Belanja Aman di Era Digital, Ini Tips dari Kapolsek Bengkong

“Harapannya sampah tidak hanya berakhir sebagai limbah, tetapi bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Winda menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang secara rutin dilaksanakan di kawasan Tanjung Uma. Sepanjang tahun 2025, pihaknya telah menggelar 12 kegiatan serupa dengan total sampah yang berhasil dikumpulkan hampir mencapai 10 ton.

Pelaksanaan kegiatan ini turut melibatkan komunitas Freedesi, Mapala Polibatam, serta PT Klatek. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Selain aksi di lapangan, edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan, terutama kepada ibu rumah tangga dan anak-anak. Edukasi tersebut bertujuan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan serta mampu mengolah sampah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi.

“Kegiatan ini juga menjadi upaya berkelanjutan kami dalam pemberdayaan masyarakat di Tanjung Uma yang sudah berjalan sejak 2023,” katanya. (uly)

spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER