BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Pertama kalinya, Kota Batam menghadirkan sebuah festival kuliner dan seni bertajuk “Batam Idul Fitri Food & Art Fest #1”. Event ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mewakili Walikota Batam, Amsakar Achmad di K Square Mall Batam. Festival berlangsung sejak 21 Maret hingga 2 April 2026.
Acara ini digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Raya Idul Fitri, menampilkan bazar kuliner, seni, serta berbagai lomba menarik bagi pengunjung. Ardiwinata menyampaikan pesan Walikota Batam bahwa Batam sedang membangun dirinya sebagai Kota Wisata dengan prinsip 3A: Akses, Amenitas, dan Atraksi.
“Batam sedang membangun infrastruktur, terutama akses jalan, kemudian bersama-sama stakeholder membangun amenitas. Hari ini lahir satu event untuk menyambut Lebaran, yaitu Batam Idul Fitri Food & Art Fest #1,” ujar Ardiwinata.
Ia menambahkan bahwa festival ini tidak hanya bernuansa religi, tetapi juga ekonomi kreatif, diharapkan dapat menjadi even tahunan sekaligus daya tarik wisatawan.
Pimpinan Eewah Event Organizer yang menjadi penanggung jawab acara, Athaya Faiz mengatakan bahwa tema festival tahun ini adalah “Alamak Raya Lagi”, terinspirasi dari lagu populer di Malaysia.
Tema ini menggambarkan “kekagetan menjelang Hari Raya, ketika persiapan belum selesai, baju baru belum siap, dan masakan untuk menyambut Lebaran pun masih direncanakan.”
Festival ini menghadirkan 40 tenant, termasuk beberapa dari Jakarta. Di antaranya Pandawa menyajikan ayam bakar dan tahu gimbal, Ibu Liz nasi goreng kambing, ayam cabe ijo dan Babe bakso goreng jumbo
Setiap akhir pekan, festival ini juga menggelar lomba-lomba kreatif, seperti Lomba Merangkai Ketupat, Lagu Hari Raya, dan Lomba Mewarnai tema Idul Fitri.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua dan Pembina SWARA, Rani Purba dan Devid, serta perwakilan dari Asosiasi Pariwisata Batam, yang bersama-sama mendukung lahirnya festival pertama ini di Kota Batam. (*/uly)










