Tuesday, April 21, 2026
HomeBatamAmsakar Optimis Sektor Swasta Mampu Atasi Penurunan Tingkat Hunian Hotel

Amsakar Optimis Sektor Swasta Mampu Atasi Penurunan Tingkat Hunian Hotel

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Tingkat Hunian Kamar Hotel (TPK) hotel berbintang di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menurun 2.11 persen periode Februari ke Maret 2025. Pada Februari 2025, tingkat hunian 48.36 persen sedangkan Maret 2025 tingkat hunian 46.25 persen.

Tak hanya TPK, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam Provinsi Kepri mengalami penurunan dari Januari, Februari hingga Maret 2025.

Jumlah kunjungan wisman Februari 2025 sebanyak 104.684 sementara Maret 2025 sebanyak 100.279 atau menurun 4,21 persen. Data tersebut berdasarkan data Badan Pusat Statisik (BPS) Kota Batam.

“Penurunan TPK ini selain faktor efisiensi akibat Inpres Nomor 1 Tahun 2025, ada juga korelasinya menurun dari kunjungan wisman,” kata Sekretaris Bapenda Kota Batam M. Aidil Sahalo, Kamis (15/5/2025).

Terpisah, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad optimis TPK bisa meningkat dari sektor swasta. Menurutnya mengukur tingkat TPK bukan hanya dari unsur pemerintah saja.

“Efisiensi ini persoalan pemerintah saja. Dari sektor swasta tetap tumbuh dan berkembang. Batam termasuk lima daerah terbaik di Indonesia, capaian PAD Triwulan 1, 32.08 persen. Berarti proyeksi APBD berjalan baik. Kalau ada keluhan hotel dan restoran perlu dimaknai lagi,” kata Amsakar.

BACA JUGA:   BP Batam Catat Capaian Positif, Siapkan Lompatan Pembangunan 2026

Sementara itu, perihal jumlah kunjungan Wisman, Amsakar mengatakan Kota Batam memiliki aksebilitas yang sangat baik. Baik dari pelabuhan hingga Bandara. Tujuan dari Batam bisa melayani langsung ke beberapa negara atau wilayah.

“Dengan aksebilitas sedemikian bagus, potensi Batam untuk pengembangan kepariwisataan cukup terbuka. Itu juga di buktikan posisi Batam selama beberapa tahun terakhir selalu berada rating dua dan tiga untuk arus kunjungan wisman ke Indonesia. Tahun lalu 1.3 juta untuk wisman dan 3 juta domestik,” katanya.

Ia menambahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam tertinggi bisa dilihat dari 5 hal yang berkontribusi signifikan. Di antaranta BPHTB, PPJ, PBB, Pajak Hotel dan pajak restoran.

“Dari keempat dan lima bisa terlihat, jadi kita tetap harus optimis,” ujarnya. (uly)

spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER