Thursday, July 16, 2026
HomeBatamBP Batam Ganti Nama Fly Over Laksamana Ladi Jadi Fly Over Sungai...

BP Batam Ganti Nama Fly Over Laksamana Ladi Jadi Fly Over Sungai Ladi

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi merespons polemik soal penamaan Flyover Laksamana Ladi, Kamis (2/1/2025). Rudi menyebut flyover dengan panjang 120 meter dan lebar 10,5 meter tersebut ke depannya akan bernama “Flyover Sungai Ladi”.

Keputusan ini, kata Rudi, setelah mempertimbangkan banyak hal. Termasuk masukan dan saran dari para tokoh serta tetua.

“Pertama-tama, saya memohon maaf atas apa yang telah terjadi. Saya juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Batam yang telah mendukung pembangunan Flyover Sungai Ladi,” ujarnya.

Terlepas dari pro dan kontra penamaan tersebut, Rudi memastikan jika Flyover Sungai Ladi akan tetap menjadi identitas Batam.

Selain memberikan manfaat terhadap mobilitas masyarakat, lanjut Rudi, flyover ini sekaligus langkah strategis BP Batam dalam mengurai kemacetan dan menyiapkan infrastruktur pendukung investasi.

“Saya berharap keputusan ini dapat diterima oleh semua pihak guna menjaga situasi kondusif Batam yang kita cintai,” katanya.

Sebelumnya Kepala BP Batam, Muhammad Rudi meresmikan Flyover Laksamana Ladi, Baloi, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (31/12/2024). Proyek ini diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di kawasan strategis tersebut sekaligus menjadi langkah signifikan dalam mewujudkan Batam sebagai kota modern.

BACA JUGA:   Taba Iskandar Dikukuhkan Ketua Perpesi Batam-Kepri Periode 2024-2029

Rudi menegaskan pentingnya mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mendukung transformasi Batam.

“Kota ini harus kita majukan menjadi kota modern. Tidak ada waktu lagi. Saya mungkin akan menyerahkan jabatan Kepala BP Batam pada Januari atau Februari 2025, tergantung perkembangan aturan presiden,” katanya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kekurangan selama menjabat.

“Setelah lima tahun sekian bulan menjadi Kepala BP Batam, pastinya tidak luput dari kesalahan. Saya minta maaf lahir dan batin sebelum mengakhiri jabatan,” ujar Rudi.

Seperti diketahui Pembangunan Flyover Seiladi dimulai ditandai dengan ground breaking pondasi yang dilakukan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Senin (4/4/2024) lalu.

Flyover Seiladi dibangun dengan total anggaran Rp 132.074.141.869,28 untuk tahun anggaran 2023-2024 dengan sumber dana dari PNBP BP Batam. Proyek ini, dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) dengan konsultan PT Disiplan Consult.

Rudi mengatakan, pembangunan flyover ini merupakan salah satu upayanya untuk menghilangkan kemacetan di daerah tersebut.

Terutama kemacetan yang sering timbul pada jam-jam sibuk di pagi hari maupun sore hari saat pulang kerja. Terutama dari Sekupang ke Batamcenter, Nagoya dan sebaliknya.

BACA JUGA:   PT PLN Batam dan PT Medco Power Indonesia Bersinergi Dukung Penyediaan Pembangkit Efisien dan Ramah Lingkungan

Pembangunan Flyover Seiladi ini juga sebagai bentuk komitmen BP Batam dalam mendukung dan mendatangkan investasi ke Batam.

“Kawasan industri sudah ada di mana-mana dan jalan sebagai akses nomor satu untuk mengirimkan barang dari kawasan industri baik ke pelabuhan maupun bandara. Sehingga BP Batam komit menyiapkan semua infrastruktur untuk kelancaran lalulintas itu sendiri,” kata Muhammad Rudi, usai ground breaking beberapa waktu lalu.

Flyover Seiladi merupakan flyover kedua di Batam sesudah Flyover Laluan Madani. Meski sudah diresmikan, Flyover Seiladi belum dapat dilalui. Pasalnya, terlebih dulu harus dilakukan beberapa pengujian untuk menjamin keselamatan pengendara yang melintas nantinya. (*/uly)

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER