BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melakukan langkah cepat untuk mengatasi masalah banjir di Kota Batam.
Dalam rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat, Andi Agung menyampaikan sejumlah langkah yang akan dilakukan untuk menormalisasi saluran air di titik-titik rawan banjir.
“Kita upayakan cepat gerak, ada beberapa sudah titik dinormalisasi tadi, terutama di Kepri Mall dan simpang Rumah Makan Datuk. Kita naikkan sampah-sampahnya itu, hari ini kami tindak lanjuti seluruh OPD dengan camat, kami kumpulkan semua di rapat ini,” ujar Andi Agung, Selasa (15/10/2024) sore.
Pada Jumat (18/10/2024) mendatang, seluruh pegawai Pemko Batam akan turun tangan dalam kegiatan gotong royong untuk membersihkan beberapa titik rawan banjir.
“Pertama, Bina Marga ya. Kedua, seluruh pegawai Pemko nanti InsyaAllah hari Jumat akan laksanakan gotong royong di beberapa titik,” tambahnya.
Andi Agung menekankan pentingnya menjaga kebersihan di jalan-jalan utama Kota Batam, terutama di jalan-jalan protokol yang kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Langkah betul yang harus kita lakukan ini bagaimana mengurangi, terutama di jalan-jalan protokol, jalan-jalan utama yang ada di Kota Batam. Ada beberapa titik, yang pasti tiga titik untuk gotong royong hari Jumat itu,” kata Andi.
Ia juga menambahkan bahwa Pemko Batam telah memetakan sekitar 20 titik rawan banjir di seluruh wilayah kota.
“Sebaran titik rawan banjir sudah dipetakan, ada 20 titik banjir. Yang pasti, langkah-langkah tetap kita lakukan, karena kita melihat lagi jangan sampai cuaca ekstrem, hujan lagi, kejadian lagi,” sebutnya.
Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi adalah pasang surut air laut yang membuat aliran air dari daratan tidak bisa langsung menuju laut.
“Dan memang semalam itu kita lihat, pas waktu pasang, akhirnya tidak bisa langsung mengalir air itu ke laut,” katanya. (uly)










