BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Seorang Warga Batam Center, Dewi tampak menyesalkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14294721 KDA. Pasalnya usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax 92 mobil yang dikendarainya mogok.
“Setelah isi bensin, saya parkir dulu lalu belanja di ritel kawasan SPBU. Setelah belanja mau mundurin mobil, tiba-tiba mati,” kata Dewi.
Wanita berkerudung ini kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada suaminya. Bahwa mobil Fortuner putih yang dikendarainya mogok.
Kemudian dirinya memanggil petugas bengkel untuk datang ke lokasi tersebut. Setelah dicek, ternyata bensinnya tercampur air.
“Saya memang masih di lokasi SPBU belum keluar dari SPBU,” ujar Dewi.
Diakuinya ia mengisi BBM Jenis Pertamax 92 senilai Rp 200 ribu. Kondisi tangki mobil masih ada satu titik.
“Tadi saya abis ngantar anak sekolah, saya langsung pulang,” katanya.
Ia menambahkan mobilnya pernah mogok sebelumnya. Tapi dikarenakan kendala di AKI mobil.
“Saya pikir tadi akinya juga. Tapi kata tukan bengkel ternyata bukan akinya,” kata Dewi.
Mendapat laporan dari masyarakat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau langsung meninjau dan mengecek ke lokasi SPBU. Bersama timnya, ia mengecek kondisi dari nozel BBM pertamax tersebut.
“Kami dapat laporan ada 2 mobil abis ngisi Pertamax 92 berisi air. Tim kita menguji batas ambangnya. Lalu kualitasnya juga. Hasilnya belum bisa kita simpulkan tapi dari bukti yang ada memang tercampur air,” kata Gustian. (uly)







