BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Ketua DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Amsakar Achmad belum dapat memastikan bisa mengambil secara langsung formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota ke Kantor DPW Partai Nadem Kepri. Tepatnya di Ruko Accelence Blok A/15, Pasir Putih, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri.
Amsakar mengaku sudah mendapat informasi dari Tim Amsakar Achmad Kota Batam bahwa pengambilan formulir pendaftaran tidak bisa diwakilkan. Dan ia juga mengamanahkan langsung timnya untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Batam di beberapa partai, bukan hanya Nadem.
“Saya sama sekali hanya menelpon Nur (Ketua Tim Amsakar Achmad Kota Batam), silahkan ambil di Nasdem, informasinya waktu sangat terbatas. Karena saat yang sama abang akan persiapan acara ini (Aqiqah cucunya). Kemudian tim menginformasikan kepada saya bahwa 13 Mei ini terbuka ruang. Saya pikir dulu satu dua hari ini. Kalau banyak kesibukan kemungkinan saya tidak bisa datang. Tapi kalau saya datang saya berharap tidak perlu disikapi secara berlebihan. Jauh lebih penting menjaga kondusivitas,” kata Amsakar di sela-sela Aqiqah cucu pertama di kediamannya, Sabtu (11/5/2024) sore.
Amasakar menuturkan dalam waktu dekat, dirinya akan komunikasi dengan DPP dan Tim Penjaringan di DPW Nasdem. Namun apabila Amsakar berhalangan hadir, kemungkinan ia mendaftar melalui DPP Nasdem.
“Itupun kalau DPP membuka pendaftaran. Kalau sekiranya memang punya kesempatan Insya Allah saya hadir. Saya hadir kemungkinan yang menemani saya hanya beberapa orang saja. Masih opsional,” katanya.
Selain Nasdem, lanjutnya, Tim Amsakar Achmad Kota Batam juga sudah mengambil di beberapa partai. Di antaranya Partai Amanat Nasional (PAN), PKN dan Hanura.
“Pemahaman saya dalam mengambil formulir pendaftaran dan sebagai Ketua Partai sama juga standarnya dengan partai-partai yang lain. Setahu saya tidak ada pembatasan mengambil form,” ujar pria berkacamata ini.
Kendati demikian, hal ini juga tidak menjadi persoalan. Ia menilai mengambil formulir secara langsung, maka akan ada pertemuan.
“Tapi saya pikir ini tidak menjadi sebuah persoalan. Barangkali kalau mencermati apa yang disampaikan Suhadi, di momentum itu yang akan dipertemukan. Sebagai Ketua DPD yang hari ini masih menjabat, barangkali ada perlakuan yang berbedalah dari Tim. Atau diyakini mendaftar atau tidak mendaftar pak Am sudah pasti terdaftar. Kayaknya. Masih banyak hal yang kita perbincangkan lagi soal ini. Demi Allah Rasullah tipikal Amsakar tidak akan menggunakan momentum Playing Victim,” kata Amsakar. (uly)









