Tuesday, July 23, 2024
HomeBatamGubernur Ansar Ahmad Resmikan Era Baru: Tailor Made Training dan Penutupan Pemagangan...

Gubernur Ansar Ahmad Resmikan Era Baru: Tailor Made Training dan Penutupan Pemagangan 2023

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dengan penuh semangat membuka gelaran Tailor Made Training dan meresmikan penutupan program pemagangan tahun 2023 di Hotel Aston, Batam, pada Rabu (22/11/2023). Momentum bersejarah ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Tahun 2023.

Acara megah ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Koordinator Pembinaan dan Penyelenggaraan Pemagangan Dalam Negeri dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Subandi, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kepri, Mangara M. Simarmata. Tak ketinggalan, perwakilan DPRD Kepri, KADIN Provinsi Kepulauan Riau, APINDO Provinsi Kepri, dan Komite Akreditasi LPK Provinsi Kepulauan Riau ikut meramaikan.

Pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan perusahaan dalam mengatasi angka pengangguran menjadi sorotan utama. Mangara menegaskan bahwa perlu adanya kolaborasi yang kuat sesuai dengan Permenaker Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaran Pemagangan Dalam Negeri.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri telah mencanangkan terobosan kebijakan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja, khususnya dalam bidang las dan sektor perhotelan. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja kompeten, tersertifikasi, dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

BACA JUGA:   Projo Kepri Rombak Kepengurusan, Ibal: Tekad Menangkan Prabowo-Gibran

Mangara menjelaskan bahwa konsep Tailor Made Training harus terus berlanjut dan mendapat dukungan. Program ini dibangun atas dasar kesepakatan kerja sama dengan para pemangku kepentingan, termasuk perusahaan, lembaga pelatihan, dan asosiasi.

Pemagangan dengan durasi lima bulan diharapkan dapat meningkatkan kualifikasi, sikap, dan pengalaman langsung para pencari kerja. Mangara juga menyampaikan laporan penempatan pemagangan dari Mei hingga November 2023, mencatatkan 4102 pendaftar dengan 162 peserta diterima.

Dari 128 peserta yang telah menyelesaikan pemagangan, sekitar 78% berhasil ditempatkan dalam pekerjaan. Apresiasi juga diberikan kepada perusahaan yang melakukan pemagangan mandiri, seperti PT Infineon Technologies Batam, Ecogreen Oleochemicals, PT Sumitomo Wiring Systems Batam Indonesia, PT CITRA TUBINDO TBK, dan PT. Citra Pratama Distribusindoraya.

Gubernur Ansar Ahmad menggarisbawahi pentingnya kualitas tenaga kerja dalam mendukung pertumbuhan perusahaan dan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau. Ia berharap FKJP dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam menyosialisasikan, mengkoordinasikan, dan memberikan bantuan kepada industri.

Dengan semangat maju bersama, Gubernur Ahmad berpesan agar ke depannya, daya saing dan produktivitas tenaga kerja meningkat, mengarah pada cita-cita Indonesia Emas 2045. Suksesnya program ini menjadi cermin keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan lembaga pelatihan untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal dan berdaya saing. (*/dwi)

BACA JUGA:   Jelang Idul Adha, Penjualan hewan Kurban di Batam Mulai Ramai

 

spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER