BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Lonjakan penumpang selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Bandara Hang Nadim menjadi ujian nyata bagi kesiapan operasional bandara. Meski mengalami peningkatan signifikan, pengelolaan arus penumpang tetap berlangsung relatif terkendali.
PT Bandara Internasional Batam (BIB) mencatat total 225.290 penumpang selama periode 13-26 Maret 2026. Angka ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 204.851 penumpang, sekaligus melampaui proyeksi awal yang hanya memperkirakan kenaikan 3 persen.
Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius mengatakan bahwa peningkatan trafik terjadi secara bertahap, dengan puncak arus balik pada 18 Maret yang mendekati 20 ribu penumpang dalam satu hari.
Tingginya pergerakan ini turut diimbangi dengan peningkatan frekuensi penerbangan, termasuk realisasi 280 extra flight dari total 342 yang diajukan.
Di tengah lonjakan tersebut, performa operasional tetap terjaga dengan tingkat ketepatan waktu (on time performance) mencapai 83 persen. Hal ini mencerminkan upaya optimal dalam menjaga stabilitas layanan di tengah tingginya mobilitas penumpang.
Berbagai langkah strategis dilakukan untuk memastikan kenyamanan pengguna jasa. Pengaturan kepadatan dimulai dari area check-in dengan penyesuaian kapasitas layanan terhadap jadwal penerbangan. Sementara pada periode arus balik, perhatian difokuskan pada titik-titik krusial seperti area pengambilan bagasi, ketersediaan troli, hingga kelancaran transportasi lanjutan seperti taksi.
Selain itu, tingginya mobilitas penumpang ke kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, Surabaya, hingga Padang turut mendorong posisi Bandara Hang Nadim sebagai bandara tersibuk ke-7 secara nasional selama periode Lebaran tahun ini.
BIB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya pada periode dengan trafik tinggi, guna memastikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh penumpang. (uly)









