Thursday, May 21, 2026
HomeBatamIKD Baru 7 Persen, Disdukcapil Batam Gencarkan Jemput Bola hingga Sekolah

IKD Baru 7 Persen, Disdukcapil Batam Gencarkan Jemput Bola hingga Sekolah

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam terus mengakselerasi digitalisasi layanan kependudukan melalui penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Upaya percepatan ini ditempuh dengan menjalankan program “Safari Pelayanan”, yaitu layanan jemput bola yang menyasar langsung masyarakat hingga ke lingkungan sekolah.

Kepala Disdukcapil Batam, Adisthy, mengatakan bahwa peralihan dari e-KTP fisik ke IKD kini menjadi standar baru dalam keamanan dan efisiensi administrasi kependudukan.

“Kita naik kelas dari e-KTP ke IKD. Data lebih terlindungi, lebih lengkap, dan masyarakat tidak lagi repot membawa berkas fisik,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Menurutnya, kebutuhan administrasi di sekolah yang sering mensyaratkan kesesuaian data seperti NIK, KK, dan identitas orang tua bisa dipenuhi lebih mudah melalui IKD karena seluruh informasi telah terkonsolidasi dalam satu aplikasi.

“Anak SD atau SMP cukup tunjukkan ponsel orang tua. Semua data ada dan aman,” tegasnya.

Dengan sistem digital, kata Adisthy, risiko tercecernya atau hilangnya fotokopi dokumen juga dapat ditekan. Untuk memperluas jangkauan, Disdukcapil menggandeng Komisi I DPRD Batam melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui kegiatan reses.

BACA JUGA:   Persoalan Air Kerap Dikeluhkan Masyarakat, Amsakar-Li Claudia Bertemu Jajaran PT ABH

Saat ini, tingkat peralihan layanan administrasi manual ke digital di Batam baru mencapai 5–7 persen. Karena itu, pihaknya terus mengaktifkan strategi jemput bola agar semakin banyak warga beralih ke IKD.

“Ini kerja jemput bola. Kami dorong warga unduh IKD karena lebih aman dari penyalahgunaan dan tidak ribet,” katanya.

Ke depan, hampir seluruh pelayanan publik diproyeksikan berbasis digital sehingga masyarakat tidak perlu lagi membawa map berisi dokumen fisik.

“Warga tidak perlu bawa kertas-kertas. Cukup buka aplikasi, semua layanan mengarah ke digital,” tuturnya.

Adisthy menegaskan komitmen Disdukcapil untuk terus mempermudah layanan administrasi kependudukan.

“Sekarang era digital. IKD lebih aman, lebih lengkap, dan langsung terhubung ke sistem. Kami dorong semua warga aktif mendaftar,” ujarnya. (uly)

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER