Wednesday, April 22, 2026
HomeBatamMasjid Agung Batam Miliki Nama Baru, yaitu Masjid Agung Raja Hamida

Masjid Agung Batam Miliki Nama Baru, yaitu Masjid Agung Raja Hamida

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Masjid Agung Batam memiliki nama baru, yaitu Masjid Agung Raja Hamidah Batam. Masjid Agung Raja Hamidah Batam berdiri diatas lahan lebih dari luas 33.392 m2 persegi dengan daya tampung ideal sebanyak 10.000 jamaah.

Meskipun revitalisasi Masjid Agung, Kota Batam, Provinsi Kepri belum selesai 100 persen, kini Masjid sudah dibuka untuk umum, Minggu (15/9/2024) malam. Pembukaan ini diawali dengan peresmian penggunaannya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan masjidnya sudah terlalu lama tutup. Sehingga pihaknya lebih mengutamakan penyelesaian gedung utama, agar masyarakat bisa gunakan untuk beribadah.

“Revitalisasi belum sempurna, tapi akan terus ditingkatkan sarana prasarananya secara bertahap,” ujar Rudi, Minggu (15/9/2024) malam.

Diakuinya revitalisasi ini dimulai sejak 8 Juli 2022 lalu. Dan sejauh ini masih dilanjutkan proses pengerjaannya.

“Alhamdulillah, sekarang bisa digunakan kembali untuk masyarakat,” katanya.

Selain diharapkan dapat menjadi tempat beribadah masyarakat, Masjid Agung Raja Hamidah Batam juga menjadi ikon religi wisata religi di wilayah setempat.

“Karena pertumbuhan ekonomi salah satu dari wisata itu sangat besar sekali. Mudah-mudahan dengan adanya masjid ini wisata meningkat,” ujar Rudi.

BACA JUGA:   Hadirkan Narasumber dari Unmer Malang, BU Fasling BP Batam Gelar Konsinyering tentang Optimalisasi Aset Negara

Rudi menjelaskan Masjid Agung Raja Hamidah Batam direvitalisasi secara total dan memiliki dua bagian yaitu ruang Salat utama dan ruang pertemuan atau kegiatan.

“Saya harap dengan terbangunnya masjid ini di tengah kota bisa menambah masyarakat untuk melaksanakan kegiatan keagamaan disini,” katanya.

Ia menambahkan adapun pekerjaan yang belum selesai seperti pengerjaan tamannya, pemasangan karpet di Masjid dan pemasangan internet.

“Tak hanya itu, 4 menaranya juga belum selesai,” katanya.

Pembangunan masjid senilai Rp 167 miliar itu dikerjakan dalam tahun jamak. PT Adhi Karya merupakan pemenang lelang proyek yang dimulai Juni 2022 lalu. (uly)

spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER