BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menyoroti pentingnya kesiapan layanan transportasi dan koordinasi antara pemudik dengan petugas. Hal ini untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus Muda mengatakan pemerintah bersama aparat terkait telah menyiapkan berbagai dukungan di titik-titik transportasi strategis, mulai dari pelabuhan laut, bandara, hingga jalur darat.
Menurut dia, kesiapan infrastruktur dan layanan tersebut perlu diimbangi dengan peran aktif masyarakat, khususnya dalam menjaga komunikasi dengan petugas jika menghadapi kendala selama perjalanan.
“Pemerintah bersama aparat di pelabuhan laut, udara maupun darat akan bekerja sama. Jika ada kendala dalam perjalanan, masyarakat jangan segan berkoordinasi dengan aparat di lapangan agar perjalanan mudik dapat berjalan lancar,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Selain dukungan layanan, Yunus juga mengingatkan bahwa kesiapan fisik dan mental pemudik tetap menjadi faktor utama. Ia menilai perjalanan mudik yang panjang dan melelahkan berpotensi menimbulkan risiko jika tidak diantisipasi dengan baik.
“Kami mengimbau masyarakat agar mempersiapkan diri, sehingga tetap kuat secara fisik dan mental selama perjalanan,” kata Yunus.
Sementara itu, Yunus menyampaikan dirinya tidak melakukan mudik pada Lebaran tahun ini dan memilih tetap berada di Batam. Ia bersama keluarga biasanya melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid Cheng Ho Batam.
Ia juga berencana menggelar kegiatan halal bihalal di kediamannya setelah arus balik mudik. Kegiatan tersebut umumnya dilaksanakan sekitar satu hingga dua pekan setelah Lebaran untuk menunggu kerabat dan masyarakat kembali dari kampung halaman.
“Biasanya seminggu sampai sekitar 15 hari setelah Lebaran, karena pada hari H sering tidak sempat bersilaturahmi,” ujarnya. (uly)







