BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Komisi II DPRD Kota Batam memberikan masukkan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam. Masukkan ini bertujuan untuk mendongkrak kembali sektor pariwisata pada 2025.
Mulai dari meningkatkan pelayanan sampai membuat wisatawan merasa nyaman di Kota Batam. Baik untuk Wisatawan Nusantara (Wisnus) ataupun Wisatawan Mancanegara (Wisman).
Sekretaris Komisi II DPRD, Safari Ramdhan mengatakan walau kunjungan wisman meningkat, pada 2025 ini sektor pariwisata juga harus tetap dibenahi. Menurutnya, letak geografis Kota Batam sebagai wilayah perbatasan harus dimanfaatkan.
“Batam dekat dengan Singapura dan Malaysia. Itu juga daya tarik dan bisa dimanfaatkan. Jadikan wisatawan itu lama di Batam dan menghabiskan uangnya di Batam. Oleh sebab itu, pelayanan dan rasa nyaman itu harus diperlukan,” kata Safari.
Biasanya, kata dia, wisnus yang hendak berangkat ke Singapura atau Malaysia akan tinggal di Batam beberapa hari. Oleh sebab itu pentingnya inovasi sektor pariwisata.
Safari menilai infrastruktur Batam sudah semakin baik. Dan ikon wisata Batam yang menambah daya tariknya, seperti pantai dan kuliner.
“Jumlah wisnus meningkat pada 2024. Pada 2025 ini harus bisa ditingkatkan lagi,” katanya.
Seperti diketahui jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kota Batam kembali mengalami peningkatan signifikan sepanjang 2024.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kumulatif wisatawan mancanegara sejak Januari – November 2024 yang berkunjung ke Batam mencapai 1.166.849 kunjungan. Jumlah ini meningkat 8,23 persen dari jumlah kumulatif. Dibandingjan Januari – November 2023 lalu sebanyak 1.043.078.
Terpisah, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan pariwisata masih menjadi salah satu sektor unggulan Batam. Peningkatan ini tidak terlepas dari potensi wisata alam, kuliner serta keindahan infrastruktur kota yang mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Pencapaian ini berkat kerja keras seluruh komponen daerah dan patut mendapat apresiasi. Kemajuan sektor pariwisata tentu akan memberi stimulus terhadap ekonomi Batam secara keseluruhan,” ujar Rudi, Senin (20/1/2025).
Ditambah lagi dengan beberapa program strategis pembangunan BP Batam tahun 2025 yang masih menyasar pada percepatan pembangunan infrastruktur, Rudi yakin jika sektor ini pun akan terus maju dan menjadikan Batam sebagai destinasi unggulan wisata.
“Selain mendukung investasi, infrastruktur yang saat ini dibangun juga bertujuan untuk menopang kebangkitan sektor pariwisata. Mari bersama-sama kita jaga kenyamanan dan keamanan kota tercinta ini agar ekonomi bisa terus bangkit,” kata Rudi. (uly)







