BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta perusahaan yang beroperasi di Batam memberikan porsi rekrutmen khusus bagi tenaga kerja lokal minimal 15–20 persen.
Hal ini disampaikannya saat membuka Job Fair Batam 2025 di Kampus Universitas Putera Batam (UPB) Tembesi, Selasa (5/8/2025).
Amsakar menyoroti paradoks meningkatnya investasi namun diiringi kenaikan angka pengangguran.
Ia menduga salah satu penyebabnya adalah sistem rekrutmen yang lebih banyak menggunakan vendor dari luar daerah.
“Kalau vendornya dari luar, ya tenaga kerja yang masuk juga dari luar. Saya tidak melarang, tapi mohon beri ruang untuk anak-anak Batam,” ujarnya.
Amsakar mengaku sudah bertemu dengan 100 perwakilan HRD untuk mendorong perubahan kebijakan rekrutmen yang berpihak pada warga lokal.
Menurutnya, pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga pemberdayaan masyarakat.
Pemko Batam bersama Pemprov Kepri akan mengoptimalkan Balai Latihan Kerja (BLK) dan mendorong SMK menyesuaikan jurusan dengan kebutuhan industri, termasuk bidang yang sedang tumbuh seperti teknologi dan kecerdasan buatan.
Job Fair Batam 2025 sendiri diikuti 39 perusahaan dengan 1.185 lowongan untuk 265 jabatan, terbuka bagi lulusan SMA/SMK hingga perguruan tinggi. (uly)







