BATAMSTRAITS.COM, Jakarta – Serial terbaru “Monsters: The Lyle and Erik Menendez Story” menawarkan pengalaman yang berbeda dari musim pertama, “The Jeffrey Dahmer Story.” Alih-alih mengaduk emosi penonton, serial ini justru menantang logika dan nalar kita, membuat kita merenung tentang kasus pembunuhan kakak-beradik Menendez yang mengenaskan.
Ryan Murphy dan tim penulisnya menampilkan sembilan episode yang membangun dan menghancurkan persepsi kita tentang kasus Menendez. Kisah pembunuhan yang terjadi di Beverly Hills pada Agustus 1989 ini nyaris sempurna: tak ada saksi, tak ada bukti, dan persidangan dipenuhi dengan drama alibi dan persona menawan. Serial ini menampilkan dua sudut pandang yang sangat kuat: anak yang mengalami kekerasan seksual di keluarga disfungsional melawan anak manja yang mengincar harta kedua orang tuanya.
“Monsters: The Menendez Story” terasa lebih menjelimet daripada “The Jeffrey Dahmer Story”. Serial ini tidak sekuat musim pertamanya dan mungkin tidak akan mendapatkan nilai lebih dari 3.
Namun, kita harus mengakui kreativitas Ryan Murphy dalam menyajikan kisah-kisah pembunuhan di Amerika Serikat yang menggegerkan. Kisah Menendez bersaudara masih sangat relevan dengan banyak kasus kriminal saat ini, seperti anak yang depresi dengan obsesi orang tua, perebutan harta warisan, dan pembunuhan antar keluarga.
Serial ini membuat kita merenung tentang kondisi manusia saat ini. Apakah nilai-nilai humanis sudah tak lagi dirasakan? Atau dunia sudah begitu tua sehingga tragedi seperti kisah Yunani Kuno terjadi di era modern?
“Monsters: The Menendez Story” menuntut penonton untuk mengetahui banyak cerita latar yang terjadi sepanjang kasus Menendez bersaudara. Serial ini juga menyentuh kasus-kasus lain yang terjadi pada saat itu, seperti kasus OJ Simpson.
Oleh karena itu, penonton awam mungkin akan merasa kesulitan untuk memahami alur cerita dan jawaban di balik pertanyaan “apa yang sebenarnya terjadi?” Atau “mengapa Menendez tega membunuh orang tuanya?”. Serial ini mungkin akan meninggalkan rasa menganjal setelah ditonton.
Meskipun demikian, serial antologi ini masih memiliki daya tarik tersendiri untuk pencinta drama kriminal. Kisah nyata, ciri khas Ryan Murphy yang mendobrak batas, dan misteri di balik kasus Menendez bersaudara merupakan perpaduan yang unik dan menarik. (*)







