BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Menjelang akhir masa jabatan hubungan Walikota Muhammad Rudi dan Wakil Walikota Amsakar Achmad, merenggang. Bahkan hingga situasi di internal Partai NasDem Kepri dan Batam yang tak sepaham.
Namun mendekati pemilihan kepala daerah, semuanya berubah. Rudi yang merupakan Ketua DPW Partai NasDem Kepri, deklarasikan diri mendukung bakal pasangan calon Amsakar-Li Claudia.
Rudi memimpin langsung deklarasi untuk mendukung Amsakar dan Li Claudia sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam. Bentuk dukungan perdana dari Rudi itu berlangsung di Lytech Home Center, Bengkong, Jumat (2/8/2024) malam lalu.
“Kita di sini untuk mendukung Amsakar dan Li Claudia. Biar tidak ada ribut- ribut di medsos lagi,” kata Rudi yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai Nasdem.
Manuver dukungan ini begitu mengejutkan, karena sebelumnya Rudi keukeuh mengusung Marlin Agustina untuk menggantikan dia sebagai Wali Kota Batam di Pilkada tahun ini. Deklarasi dukungan ini menjadi bukti bahwa pasangan “ASLI” berhasil menaklukan orang sekaliber Rudi.
Deklarasi ini sekaligus memperkuat bahwa hanya ada calon tunggal di Pilkada Batam. Jauh sebelumnya, nama Marlin Agustina digaungkan untuk maju di Pilkada Batam, dengan disampingi Jefridin Hamid, tetapi keduanya tidak mendapat rekomendasi dari parpol manapun.
“Perlu saya jelaskan agar nanti jangan ada yang bertanya-tanya tanya kemarin HMA (hajjah Marlin Agustina), dan sekarang Amsakar Achmad. Itulah politik. Kita punya hak memilih dan dipilih. Nah, HMA tidak jadi ikut karena tidak memenuhi syarat dukungan partai. Kita tidak usah ribut- ribut. Sekarang kita dukung Amsakar Achmad dan Ibu Li Claudia Chandra untuk memimpin Kota Batam,” kata Rudi.
Bagaimana respon Amsakar? Sifat Rudi yang kini berbesar hati disambut hangat oleh Amsakar. Rasa hormatnya ke Rudi lebih sekedar senioritas, yakni sebagai pimpinan dan kepala daerah.
“Saya dengan beliau menaruh hormat sebagai senior, dan pimpinan, karena Pak Wali (Rudi), Walikota saya,” kata Amsakar, Kamis (8/8/2024).
Adanya faksi di Partai NasDem Batam, bagi dia itu hal biasa. Ia anggap itu sebuah kewajaran di politik.
Banyak tarfsiran yang jadi keliru hingga menjadi bias. Namun kini semua menjadi lebih baik dan solid. Para kader bersatu padu tegak lurus atas komando pimpinan tertinggi partai.
Soal deklarasi dukungan Rudi ke dia dan Li Claudia, menjadi tradisi baru dalam bangunan politik yang terjadi di Kepri dan Batam. Eskalasi, kata Amsakar, bisa saja muncul, tapi semua harus terselesaikan dengan baik dan bijak.
Itu merupakan pembelajaran penting untuk diambil. Amsakar juga berterima kasih ke Rudi atas dukungan yang diberi.
“Alhamdulillah, saya lihat (Rudi) sangat bersemangat, turun di berbagai titik. Semuanya (deklarasi dukungan) itu pastilah karena kebijakan beliau untuk berfikir lebih baik lagi bagi Kepri dan Batam ini,” ujar Amsakar.
Ia menambahkan dirinya juga sering bertemu Rudi di beberapa acara. Misalnya di acara peresmian PT Volex Indonesia dan lain sebagainya. (uly)







