Friday, October 23, 2026
HomeBatamPJS Kepri Gelar Donor Darah dan Bagikan Sembako kepada Anggota Jelang Rakernas...

PJS Kepri Gelar Donor Darah dan Bagikan Sembako kepada Anggota Jelang Rakernas III

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS), PJS Kepulauan Riau menggelar kegiatan donor darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, Jumat (23/10/2026). Selain aksi sosial donor darah, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pemberian sembako kepada anggota.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda menjelang Rakernas III PJS yang dijadwalkan berlangsung pada 4-5 November 2026 mendatang di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Ketua Panitia Pelaksana Rakernas III PJS, Budiono, mengatakan kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian organisasi terhadap sesama sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Budiono menyampaikan terima kasih kepada PMI Kota Batam atas kerja sama dan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan donor darah tersebut.

Ia juga mengapresiasi para anggota PJS yang telah meluangkan waktu dan berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan itu.Menurutnya, keterlibatan insan pers dalam kegiatan sosial diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan organisasi.

Sementara itu, Kepala Bagian Pelayanan Donor PMI Kota Batam, dr. Melvin, mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di Kota Batam terus meningkat seiring bertambahnya jumlah pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA:   Amsakar - Li Claudia Melenggang Ke Pilkada 2024

Ia menjelaskan, PMI Kota Batam setidaknya membutuhkan ketersediaan sekitar 80 kantong darah setiap hari untuk mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan.

Adapun kebutuhan darah dalam sebulan saat ini mencapai sekitar 2.500 kantong sehingga PMI harus berupaya mengumpulkan darah melebihi jumlah tersebut untuk menjaga ketersediaan stok.

“Semakin hari kebutuhan darah semakin meningkat. Dalam sebulan, kebutuhan kami sekarang sudah mencapai sekitar 2.500 kantong. Karena itu, kami harus mencari lebih dari jumlah tersebut,” ujar dr. Melvin.

Ia menegaskan, seluruh golongan darah, yakni A, B, AB, dan O, sama-sama dibutuhkan. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan tidak hanya berfokus pada golongan darah tertentu, melainkan bersedia mendonorkan darah sesuai dengan kondisi dan kelayakan medis masing-masing.

Terkait persediaan darah, dr. Melvin menyebutkan stok yang tersedia saat itu sekitar 270 kantong. Namun, sebagian stok tersebut harus didistribusikan ke sejumlah rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan pasien.

Kondisi ini membuat ketersediaan darah harus terus dijaga melalui kegiatan donor darah secara rutin.Dr. Melvin pun mengajak masyarakat, khususnya kalangan generasi muda berusia 17 tahun ke atas yang memenuhi persyaratan donor, untuk lebih aktif berpartisipasi.

BACA JUGA:   Asy-Syifa Tiban Baru Bagikan Susu Bergizi, Peduli Gizi Anak Panti Asuhan

Menurutnya, donor darah sebaiknya dilakukan secara sukarela dan berkelanjutan, bukan hanya ketika ada keluarga atau kerabat yang sedang membutuhkan darah.

“Jangan menunggu saat membutuhkan darah baru ramai-ramai datang untuk mendonor. Kami mengajak masyarakat, terutama anak-anak muda, untuk ikut membantu karena kebutuhan darah terus berjalan setiap hari,” katanya.

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, PMI Kota Batam juga melakukan pendekatan dengan mendatangi perusahaan-perusahaan guna menyelenggarakan kegiatan donor darah.

Pelayanan donor darah tersedia setiap hari, dengan jadwal yang disampaikan petugas PMI, sehingga masyarakat dapat menyesuaikan waktu untuk berpartisipasi.

Dr. Melvin menjelaskan, calon pendonor harus datang dalam kondisi sehat dan tidak sedang mengalami gangguan kesehatan, seperti batuk, flu, sakit tenggorokan, pusing, maupun infeksi kulit.

Calon pendonor juga diwajibkan membawa kartu tanda penduduk (KTP) sebagai identitas untuk memastikan keabsahan data.Menurutnya, pemeriksaan identitas menjadi semakin penting untuk mencegah praktik penipuan yang mengatasnamakan pendonor darah.

PMI pernah menemukan modus seseorang yang mengaku telah mendonorkan darah, bahkan menggunakan dokumentasi seolah-olah telah melakukan donor, kemudian meminta imbalan kepada keluarga pasien.

BACA JUGA:   PSTI Kota Batam Gelar Muskot Ke-6, Pilih Ketua Baru

Padahal, donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang dilakukan secara sukarela tanpa mengharapkan imbalan.Selain memastikan kondisi kesehatan, calon pendonor juga disarankan beristirahat cukup dan memperhatikan waktu makan sebelum melakukan donor.

Petugas PMI akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan calon pendonor memenuhi persyaratan medis. Adapun donor darah berikutnya dapat dilakukan setelah jeda minimal 60 hari atau sekitar dua bulan sejak donor terakhir, dengan tetap memperhatikan hasil pemeriksaan dan ketentuan medis yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, PJS Kepri berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan insan pers dan masyarakat luas. Aksi donor darah tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menjelang Rakernas III PJS di Batam, yang tidak hanya berfokus pada agenda organisasi, tetapi juga menghadirkan manfaat kemanusiaan bagi masyarakat. (uly)

spot_img
spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER