BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Kondisi udara kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali di penuhi asap sejak Selasa (13/10/2026) hingga Kamis (15/10/2026). Kepala Bidang Perlindungan Lingkugan Hidup Kota Batam, Ip mengatakan udara batam dalam seminggu terakhir tidak sehat.
“Bahkan dua tiga hari belakangan tidak sehat. Nilai spi kita melebihi 200 kemarin,” ujarnya saat berada di Perumahan Selebriti 1, Kecamatan Nongsa.
Kondisi asap ini dipastikan kiriman dari Sumatera bagian selatan karena masih banyak hotspot di wilayah tersebut.
“Sumatera Selatan, Jambi. Di situ kelihatannya hotspot masih tinggi,” katanya.
Pihaknya memprediksi kondisi udara dalam beberapa hari ke depan masih mengalami kondisi seperti ini. DLH kota Batam terus berkoordinasi dengan kehutanan, BMKG.
“Kita ingin memastikan apakah terjadi penurunan hotspot. Teman-teman kan lagi lakukan pemadaman yang luar biasa, TNI, Polri, masyarakat, relawan, semua lagi berjibaku melakukan pemadaman,” katanya.
Lantas apa upaya yang dilakukan DLH? Secara langsung pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, bagaimana mengedukasi masyarakat, agar dalam kondisi ini semua harus bijak.
“Melalui dinas pendidikan dan Diskominfo Batam Pak Rudi bila udara tidak sehat kita mengimbau bila kondisi tidak sehat kita rekomendasi kan untuk belajar dari rumah saja,” katanya. (uly)










